PENDIDIKAN

Smanti Ukir Prestasi hingga Internasional

SUKABUMI – SMA Negeri 3 (Smanti) Kota Sukabumi semakin membuktikan, jika prestasinya dibidang akademik maupun non akademik tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Untuk itu, sepanjang 2018 sekolah ini membuktikan dengan meraih sederet prestasi tidak hanya di tingkatan nasional tetapi hingga internasinal. Bahkan, prestasinya tidak hanya diraih oleh siswa. Tapi juga dari sekolah.

“Sepanjang 2018 sekolahnya mengalami peningkatan prestasi dibandingkan 2017, terutama di tingkat nasional,” kata Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 3 Kota Sukabumi, Mamat Abdurahmat kepada Radar Sukabumi, Kamis (10/1).

Bahkan, menutup tahun 2018 salah satu siswinya berhasil mendapat medali emas di kejuaraan wushu tingkat internasional.”Alhamdulillah pada Desember 2018, kita meraih banyak prestasi dari mulai Juara 1 LCC HAM dan Kadarkum Tingkat Kota Sukabumi, Juara 1 MTQ tingkat provinsi hingga Juara Wushu Internasional,” paparnya.
Sedangkan untuk prestasi lembaga di Desember kemarin, pihaknya mendapat Juara Adiwiyata Nasional dan lolos verifikasi sekolah yang menggunanan SKS.

Ia menyebutkan, sepanjang 2018 tidak hanya prestasi yang diraih oleh siswanya tetapi lembaga pendidikan pun juga memperoleh prestasi yang membanggakan. Seperti untuk tingkat kota, diraihnya 17 prestasi. Sebanyak 23 prestasi di tingkat Provinsi Jabar, 12 prestasi tingkat wilayah Bogor, 69 prestasi tingkat nasional dan satu prestasi tingkat internasional.

“Untuk prestasi yang diperoleh lembaga sekolah sepanjang 2018 kami berhasil menyabet penghargaan seperti sekolah rujukan, sekolah ramah anak, lolos verifikasi sekolah yang menggunanan SKS dan mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri,” terangnya.

Menurut Mamat, untuk sekolah ramah anak sudah dilakukan pembinaan ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Sukabumi. Misalnya SMAN 2.

“Dan SMAN 3 menjadi satu-satunya sekolah yang meraih predikat sekolah rujukan, ramah anak, verifikasi sekolah yang menggunanan SKS,” ucapnya.

Dengan sederet prestasi itu, ia ingin apa yang tercapai di tahun lalu bisa berlanjut di 2019.
“Tapi, tentu saja tahun depan tantangannya akan lebih besar. Sebab, sekolah-sekolah dari kota/kabupaten lain pasti berbenah guna menyambut 2019,” tandasnya.

 

(wdy)

loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close