Sumber Air Baku Mulai Naik

Direktur utama Perumda AM TBW Kota Sukabumi, Abdul Kholik, saat meninjau lokasi sumber air baku, beberapa waktu lalu.

SUKABUMI – Persediaan air baku dibeberapa sumber air yang dimiliki Perumda Air Minum TBW mengalami kenaikan debit air. Hal tersebut menyusul intensitas curah hujan yang lumayan tinggi.

” Sekarang kondisinya sudah alami kenaikan debit air. Ini terjadi sejak beberapa waktu lalu,”ujar Direktur utama Perumda AM TBW Kota Sukabumi, Abdul Kholik, Rabu (12/2).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, ketiga sumber mata air tersebut, yakni sumber mata air Cinumpang pada musim kemarau hanya 100 liter perdetik kini sudah di angka 220 liter perdetik, dan sumber mata air permukaan Cigadog pada kemarau hanya 26 liter perdetik sudah mencapai 30 liter per.

Sementara untuk sumber air Batu Karut masih diangka 53 liter perdetik dari kondisi normal 150 liter perdetik. ” Dua sumber mata air sudah alami kenaikan. tinggal 1 sumber mata air lagi yaitu di Batu Karut,” jelasnya.

Abdul menjelaskan, kenaikan debit air di beberapa suber air milik PDAM TBW Kota Sukabumi tersebut sangat berpengaruh terhadap layanan kepada pelanggan. Sehingga, layanan pun saat ini mulai kembali normal. “

Tinggal layanan yang bersumber dari Batu Karut saja. Kemarin kita sudah lakukan upaya perbaikan dan bersih – bersih disana. Semoga segera normal,” katanya.

Untuk mengantisipasi kesulitan di musim kemarau nanti, pihaknya akan berupaya untuk memaksimalkan potensi sumber air baku yang ada. Juga mengaktifkan sumber air dari sumur bor dan berusaha untuk menekan tingkat kebocoran air sehingga.

Agar kesulitan air dimusim kemarau kemarin tidak terulang lagi di tahun yang akan datang.

” Program jangka dekatnya, kita akan memaksimalkan beberapa sumur bor yang sudah kita aktifkan, dan beberapa lainnya akan segera diproses. Kami mohon maaf jika saat ini masih ada layanan yangbkurang maksimal,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.