Dinsos Kabupaten Sukabumi Fokus Menekan Angka Kemiskinan

CISAAT – Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi terus berupaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi. Dalam mewujudkannya, dinas ini berharap semua pihak terlibat dalam upaya mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi.

Hal ini karena, pengentasan kemiskinan ini tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja, melainkan juga harus turut serta dari semua elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan mengatakan, pemerintah dalam upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi ini telah meluncurkan beberapa program unggulan. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Beras Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Namun semua program itu belum bisa mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh, karena memang terbatas alokasi anggarannya. Artinya, perlu keterlibatan semua pihak dalam mengentaskan kemiskinan ini,” ujar Iwan Ridwan kepada Radar Sukabumi.

Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi ini menjelaskan, PKH selama ini baru bisa mencover 10 persen masyarakat Kabupaten Sukabumi, Bansos Rastra mencover 15 persen, KIP dan KIS baru mencukupi untuk 15 persen warga Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). “40 persen anggarannya merupakan bantuan dari pemerintah pusat.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. mohon maaf bagaimana kab.sukabumi menekan angka kemiskinan klo bantuan dari pemerintah salah sasaran.apakah karyawan perusahaan ternama berpenghasilan tetap termasuk orang miskin.? dan apakah seorang buruh harian lepas yang tidak tahu penghasilannya berapa.termasuk orang yang kaya.?
    disinilah bantuan pemerintah salah sasaran.