Mengamuk! Keluarga Korban Serbu Dua Pembunuh Sopir Taksi Online

  • Whatsapp
Rekonstruksi pembunuhan taksi online berakhir ricuh

RADARSUKABUMI.com – Dua tersangka pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap sopir taksi online di Palembang, dihajar keluarga korban.

Kejadian berlangsung sebelum proses rekontruksi kasus pembunuhan digelar di Polrestabes Palembang, Selasa (4/2).

Bacaan Lainnya

Saat itu, kedua tersangka yakni Sulaiman dan Abib Samudra mengenakan baju tahanan bercelana pendek digiring ke lobi Polrestabes Palembang.

Keluarga korban yang sudah menunggu langsung menyerbu keduanya meski dalam kawalan ketat polisi.

Kedua tersangka ditarik keluarga korban dan mendapatkan belasan kali pukulan, sebelum akhirnya dapat dilerai polisi.

“Terlalu kejam mereka itu, hukum mati saja mereka,” kata kakak korban, Tata usai dilerai.

Rekontruksi terpaksa dilakukan di kantor polisi karena kondisi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dan perampokan tidak memungkinkan mengingat berada di jalanan ramai lalu lintas.

“Atas kesepakatan bersama maka rekontruksi dilaksanakan di Polrestabes Palembang dengan mengundang JPU dan penasihat hukum tersangka agar bisa melihat langsung semua adegan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono.

Keduanya menjalani 33 adegan pembunuhan yang dilakukan saat menghabisi nyawa Ruslan Sani (korban) pada Jumat malam 27 Desember 2019.

Rekontruksi dimulai dari para tersangka memesan jasa taksi daring sampai upaya membuang mayat korban Ruslan.

Terungkap bahwa kedua tersangka menghabisi nyawa korban dengan menusukkan pisau dan memukuli kepala korban menggunakan gagang senjata api jenis softgun.

Dalam rekontruksi, perbuatan kedua tersangka dimulai dari adanya surat keponakan tersangka yang menyebut telah diserempet mobil hingga terluka. Mobil itupun ditandai oleh kedua tersangka.

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *