BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMIWISATA

Situ Dewa Dewi Cipiit Jampang Tengah Jadi Tren Camping Keluarga

Lepas Rindu Terdampak Pandemi Corona 

WISATA SUKABUMI – Wisata camping keluarga mulai menjadi tren di kalangan masyarakat Sukabumi. Salah satunya, bumi perkemahan yang berada di Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, yakni Bumi Perkemahan (Buper) Situ Cipiit.

Setiap akhir pekan, danau yang dirindangi hutan pohon pinus tersebut selalu dipadati masyarakat. Seperti halnya, masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya (KPGIR). Kegiatan camping bersama keluarga dijadikan ajang silaturahmi para anggotanya.

“Kegiatan ini digelar sebagai ajang silahturahmi antar Komunitas pendaki gunung dan masyarakat umum. Kami tidak menyangka acara ini banyak peminatnya, acara ini juga sebagai wadah untuk sharing antar komunitas pengalaman mereka saat naik gunung,” jelas Panitia Demam Kamping, Agus kepada Radar Sukabumi, Minggu (9/8/2020).

Dalam acara camping tersebut, pihaknya memberikan pengetahuan dan edukasi tentang camping, sehingga para peserta dapat memahami bagaimana caranya hidup dialam bebas.

“Makin tingginya masyarakat terhadap kegiatan camping, mungkin nanti bukan Buper menjadi lokasi akan tetapi alam terbuka hingga naik Gunung.

Makanya kami bekali pengetahuan seputar Kamping, mulai dari cara membuat perapian hingga tantangan yang mungkin dihadapi saat di alam terbuka,” tutupnya.

Sementara salah seorang peserta, Nafisa (19) warga Kecamatan Nagrak mengungkapkan, kegiatan tersebut dijadikannya sebagai momen melepas kerinduan bersama teman-temannya untuk kumpul bersama karena terhambat pandemi Corona.

“Kita lebih memilih liburan ke alam, selain baik untuk kesehatan selama acara berlangsung kita perhatikan protokol kesehatan,”ujarnya.

Pengetahuan yang di dapat pada acara demam camping, menjadi bekal Nafisa dan teman-temannya camping ke Gunung yang terdekat di Sukabumi.

“Sering camping bukan hanya di Buper lainnya, kita sering ke Javana Spa, Gunung Sabak, Curug Sunda. Dan sekarang peminat Kamping di Sukabumi semakin ramai,” pungkasnya. (upi)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button