PT Pratama Sukabumi Peduli Penyintas Gempa Cianjur

PT Pratama
SIMBOLISASI KEPEDULIAN: General Manager PT Pratama Abadi Industri Lutfi Ahmad secara simbolis menyerahkan paket bantuan sembako dalam program Pratama Peduli terhadap gempa Cianjur di Kantin Lantai II Plant II PT Pratama Abadi Industri, di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur, Blok Satong Parigi, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Jumat (02/11). FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI

RADAR SUKABUMI – PT Pratama Abadi Industri menunjukkan kepedulian terhadap ribuan penyintas gempa bumi Kabupaten Cianjur.

Salah satu pabrik terbesar yang berlokasi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kilometer 14, Blok Satong Parigi, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang hadir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak dari bencana alam tersebut. Terlebih lagi, pasca gempa terdapat sekira 1.000 karyawan PT Pratama terdampak. Mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga kehilangan keluarga dan kerabatnya.

Bacaan Lainnya

General Manager PT Pratama Abadi Industri, Lutfi Ahmad mengatakan, pascagempa perusahaan pembuat sepatu langsung bergegas membentuk relawan tanggap bencana PT Pratama Abadi Industri dengan jumlah personel sekitar 60 orang. Mereka terdiri dari enam elemen. Yakni, serikat buruh, personalia, DKM perusahaan, komunitas pecinta alam PT Pratama, General Affair dan unsur lainnya dari perusahaan tersebut.

“Tim yang kami bentuk ini langsung bergegas ke lapangan untuk memberikan bantuan dan menyisir ke lokasi bencana gempa bumi, khususnya di lokasi tempat tinggal karyawan PT Pratama yang terkena dampak gempa bumi tersebut,” kata Lutfi Ahmad kepada Radar Sukabumi, Jumat (02/11).

Selain itu, untuk meringankan beban masyarakat, khususnya ribuan karyawan yang rumahnya terdampak gempa, perusahaan kembali melakukan bhakti sosial lewat enam program gagasan PT Pratama Abadi Industri yang diberi nama Peduli Gempa Bumi terhadap karyawan dan masyarakat sekitar yang diselenggarakan di Kantin Lantai II Plant II PT Pratama Abadi Industri.

“Aksi sosial ini, bukan program CSR. Karena, program CSR itu sudah terjadwal setiap tahunnya. Jadi, bhakti sosial ini merupakan salah satu wujud dan bukti nyata kepedulian perusahaan untuk meringankan beban karyawan dan warga sekitar yang terkena dampak dari gempa bumi,” tandasnya.

Sementara, enam poin program peduli gempa bumi. Yakni, pembagian 1.300 sembako bagi karyawan dan warga yang terdampak dengan isi paket sembako berdasarkan survey kebutuhan korban antara lain beras, mi instan, pakaian dalam, minyak kayu putih dan lainnya dengan nilai Rp200 ribu.

Lalu, penyedian tempat hunian sementara bagi karyawan terdampak gempa yang tinggal di tenda pengungsian untuk diberikan kostan yang biayanya ditanggung oleh pihak perusahaan dengan normalisasi dan stabilisasi sepanjang 1 bulan.

Pemberian layanan untuk pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi trauma healing pasca gempa, pemberian makanan siap saji untuk 2.000 pengungsi. Dan, pemberian puluhan drum untuk pembuatan fasilitas MCK yang bekerjasama dengan TNI.

“Kita tujuannya hanya kepedulian sosial saja dan perusahaan bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, meskipun dalam kondisi krisis ekonomi global,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, dari total puluhan ribu jumlah karyawan, tercatat sekira 1.000 karyawan yang kehilangan sanak-saudaranya akibat gempa. Mayoritas karyawan yang terdampak bencana memiliki rumahnya berada di wilayah Cianjur.

“Semoga semua karyawan kita bisa pulih dari trauma dan kesedihannya. Untuk itu, perusahaan melakukan program sosial ini agar bersama-sama bangkit kembali. Karena keberadaan karyawan itu merupakan aset untuk perusahaan. Iya, kalau karyawannya sakit maka perusahaan juga akan sakit. Maka kita harus bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu, Sekjen PUK SP TSK- SPSI PT Pratama Abadi Industri, Makmun menjelaskan, karyawan yang bekerja di PT Pratama Abadi Indsutri terdapat sekitar 1000 buruh yang terkena dampak gempa bumi. Untuk itu, dia mewakili para buruh yang tergabung dalam wadah serikat pekerja mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang sudah peduli dalam membantu dan meringankan beban para karyawan yang terkena dampak gempa bumi.

“Program sosial yang diluncurkan PT Pratama ini, kami nilai bukan hanya sebatas pangannya saja. Tetapi hal lain yang berkaitan dengan kesehatan, sosial, kejiwaannya hingga memberikan tempat perlindungan yang lebih layak baik secara kesehatan dan maupun keamanan. Iya, dari pada teman-teman pekerja tinggal di tenda pengungsian dengan keterbatasannya masing-masing. Maka, lebih baik tinggal di kostan yang disediakan oleh perusahaan sampai nanti keadaan kembali kondusif,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait