DPRD JABAR

Teh Dessy Dorong Pemkot Sukabumi Miliki Rumah Aman

RADARSUKABUMI.com – Dalam rangka memberikan rasa aman dan pemulihan mental bagi perempuan dan anak korban kekerasan, di Kota Sukabumi, sudah selayaknya pemerintah daerah memiliki rumah aman.

Hal tersebut dikatakan anggota DPRD Provinsi Jabar, Dessy Susilawati saat mengunjungi Dinas Dalduk, KB, P3A Dan PM Kota Sukabumi.

Menurut Dessy rumah aman sendiri merupakan tempat kediaman sementara atau baru yang dirahasiakan sesuai standar berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Rumah Aman diperuntukkan bagi perempuan dan anak korban tindak kekerasan. “Jadi ketika ada kasus kekesaran terhadap anak dan perempuang bisa direhabilitasi di ruman aman tersebut,” kata Anggota Dewan Komisi V ini.

Selain itu, Dessy menilai permasalahan yang ditemukan di Kota Sukabumi lainnya yakni belum memiliki taman bermain ramah anak. Meskipun sudah banyak taman, tapi belum ada yang bisa melindungi agar ramah anak.

“Ini juga menjadi catatan kami nanti, kita akan berupaya untuk mendorong permasalahan dinas tersebut untuk disampaikan ke Provinsi Jabar,” tambahnya.

Diakui Dessy, pihaknya juga tidak memungkiri kalau keterbatasan anggaran di daerah menjadi kendala dalam pembangunan. Tentunya ini harus didorong dari anggaran Provinsi Jabar ataupun Pusat.

Sementara itu, Sekdis Dinas Dalduk, KB, P3A Dan PM Kota Sukabumi, Achrijadin mengatakan terima kasih kepada Anggota DPRD Jabar yang telah berkunjung dan menyerap aspirasi dari Dinasnya.

“Semoga usulan dari kami, yang merupakan usulan dari warga Kota Sukabumi bisa diwujudkan menjadi kegiatan di tahun yang akan mendatang. Sehingga kami bisa meningkatkan stastus Kota layak anak,” ujarnya.

Ada beberapa aspirasi yang dilontarkannya, yakni mengenai pembangunan ruman aman untuk anak dan perempuan korban kekerasan dan taman ramah anak yang tersebar di setiap kecamatan. “Semoga aspirasi ini bisa diperjuangkan untuk kota Sukabumi,” pungkasnya. (bal)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button