Abdul Muiz Sebarluaskan Perda Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Parungkuda

Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PKS Abdul Muiz mengadakan penyebarluasan Pelaturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2004 di GOR Al Husna Babakan Jaya Parungkuda Kabupaten Sukabumi.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PKS Abdul Muiz mengadakan penyebarluasan Pelaturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2004 di GOR Al Husna Babakan Jaya Parungkuda Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI — Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PKS Abdul Muiz mengadakan penyebarluasan Pelaturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2004 di GOR Al-Husna Babakan Jaya Parungkuda Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan perda tentang tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sekaligus diisi dengan kegiatan Halal bi Halal dengan keluarga besar PKS di Daerah Pemilihan (Dapil) 2.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Jawa Barat bertekad menjadikan Jabar sebagai Green Provinsi, provinsi yang hijau, asri, bersih,  rapi lingkungannya, terjaga kelestarian dan airnya jernih tidak tercemar.

“Melalui Sosper ini saya mengajak seluruh peserta untuk menjadi pionir terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan, gemar menanam, tidak buang sampah sembarangan, menjaga kualitas air dilingkungan rumah, warga sekitar,”terangnya.

Dirinya juga meminta masyarakat tidak membuang limbah rumah yang bisa mencemari lingkungan. Selain itu juga dirinya berharap dengan hidup bersih, dan tidak membuang limbah rumahan tidak pada tempatnya kita telah berkontribusi untuk kebersihan dan menjaga kualitas air untuk minum sehari-hari atau untuk keperluan mandi, mencuci .

“Dengan turut disiplin tidak buang sampah dan limbah ke selokan atau sungai maka lingkungan kita akan kebijakan sehat. Mengingat Sukabumi banyak tumbuh berkembang dan pabrikasi, maka masyarakat juga bertanggung jawab untuk menjaga lingkungan jangan sampai tercemar dan sekaligus turut serta melakukan pengawasan,”pintanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, jangan sampai ada pihak-pihak yang sembrono dan lalai dalam mengelola limbah rumah, lingkungan dan pabrik dibuang bukan pada tempatnya atau tidak dikelola secara benar.

“Yuk kita jaga kualitas air disekitar kita, termasuk aliran sungai yang ada disekitar lingkungan kira, supaya hidup kita lebih sehat dan nyaman dengan lingkungan yang bersih tidak tercemar,”tukasnya.

Diketahui, usai kegiatan agenda dilanjutkan dengan mendengarkan siraaman rohani dan ramah tamah dan halal bihalal, saling bersalaman, saling memaafkan. Berbagi hadiah dan menikmati Lontong hari lebaran.

“Semoga puasa dan seluruh amal ibadah kita selama ramadhan menjadi bekal untuk mengisi 11 bulan kedepan dengan amal soleh dan kepedulian,”terangnya. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *