Angka Kematian Corona Bertambah, Lahan Pemakaman Ditambah Dua Hektare

  • Whatsapp
Proses pemakaman dengan protokol corona di Sukabumi (foto: istimewa/ilustrasi)

DEPOK, RADARSUKABUMI.com – Angka kematian akibat covid-19 di Kota Depok terus bertambah. Hal tersebut membuat ketersediaan lahan pemakaman khusus bagi jenazah terpapar covid-19 semakin berkurang. Karena itu, Pemkot Depok berencana segera menambah lahan permakaman seluas dua hektar yang berada di wilayah Tapos.

Menipisnya ketersediaan lahan pemakaman khusus jenazah pasien covid-19 itu terjadi di TPU Kalimulya Tiga, Cilodong. Di TPU tersebut, lahan yang masih tersedia untuk jenazah covid-19 muslim hanya tersisa 30 makam, sementara untuk non-muslim sebanyak 100 makam.

Bacaan Lainnya

Jumlah jenazah covid-19 baik muslim dan non muslim yang telah dimakamkan di TPU itu berjumlah 50 jenazah. Diperkirakan dalam waktu dua bulan ke depan pemakaman jenazah covid-19 ini akan penuh.

Koordinator TPU Kalimulya Tiga, Abidin mengatakan, selain terus bertambahnya jumlah angka kematian pasien covid-19, menipisnya ketersediaan lahan pemakaman Covid-19 lantaran dijadikan satu dengan makam umum. “Dua bulan ke depan Insha Allah masih bisa menampung,” kata Abidin, Minggu (11/10/2020).

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, Pemkot akan segera menambah area pemakaman yang berada di wilayah Tapos. Lahan seluas dua hektar tersebut nantinya tidak hanya menampung jenazah covid-19, namun juga untuk umum.

“Penambahan lahan itu untuk permakaman umum, bukan khusus covid-19. Tapi kalau lahan yang disediakan sudah tidak mencukupi, jenazah covid-19 juga bisa dimakamkan di sana nanti,” tuturnya.

(RD/ok/**/pojokjabar)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *