Bandara Sukabumi Kembali Dinarasikan Erick Thohir, Pengamat : Lebih Penting Tol Bocimi

pembangunan Bandar Udara (Bandara) Sukabumi, tepatnya di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dinilai tidak penting.
pembangunan Bandar Udara (Bandara) Sukabumi, tepatnya di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dinilai tidak penting.

SUKABUMI — Pembangunan Bandara baru Sukabumi kembali dibahas pemerintah. Terbaru Menko Marves Ad Interim sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan resminya pada Senin (30/10/2023) ingin kembali menarisikan ke Publik soal Bandara Sukabumi.

Sedikitnya ada 11 proyek pemerintah yang jalan ditempat, satu diantaranya Bandara Sukabumi. Untuk itu Erick Thohir berkeinginan mengejar proyek yang belum selesai segera tuntas.

Bacaan Lainnya

“Agar disiapkan narasi kepada publik untuk penyelesaian kebutuhan dasarnya diperlukan waktu sampai kebutuhan dasar terpenuhi dan Kementerian Perhubungan secara aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah,” jelas Erick dalam keterangan resmi

Namun, soal Bandara baru Sukabumi. Tuntas sangat jauh terwujud, pasalnya Antara keinginan pusat dan Daerah tidak sejalan. Baru-baru ini Bupati Sukabumi mengharapkan pembangunan Bandara baru Sukabumi tersebut di wilayah Selatan, tapi pemerintah pusat sudah menentukan di wilayah Cikembar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Analisa dan Transparansi Anggaran (LATAS) Feri Permana, menurutnya keberadaan bandara di Sukabumi untuk saat ini belum dianggap penting. Dirinya juga menilai kehadiran bandara seperti di Jawa Barat belum menjadi hal yang dibutuhkan, bahkan seperti pembangunan Bandara Kertajati pemerintah susah payah untuk menghidupkan bandara tersebut.

“Saya rasa belum penting, toh pembangunan bandara ini harus disertai kebutuhan masyarakat. Jika dibangun tetapi yang menggunakannya tidak ada, sayang anggaran negara. Kalau saya rasa yang cocok itu adalah segera selesaikan pembangunan Tol Bocimi hingga Sukabumi Timur itu baru penting, “jelas Feri, Senin (28/08/2023).

Dirinya juga tidak mempermasalahkan pembangunan bandara Sukabumi yang tertunda sejak 5 tahun lalu. Pasalnya jika terus dipaksakan tanpa adanya rencana yang matang akan merugikan negara. Ada beberapa proyek Double Track Sukabumi Bogor juga belum selesai-selesai, itu juga lebih penting dari pada Bandara Sukabumi.

Nasib-Bandara-Sukabumi

“Jangan sampai proyek-proyek negara ini mangkrak tanpa adanya perencanaan yang matang. Ini kalau terus dilakukan saya kira tidak akan optimal, pengguna bandara ini kan orang-orang menengah ke atas, kalau di Sukabumi saya kira masyarakatnya lebih membutuhkan mencari makan dan ekonominya masih rendah, “terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pemerintah baik itu di Kabupaten Sukabumi maupun di pusat harus mengkaji ulang atas wacana tersebut, karena dengan anggaran yang tidak sedikit bisa menyedot anggaran negara.

“Ya itu tadi, saya lebih setuju Tol Bocimi diselesaikan, bukan menambah proyek-proyek yang tidak matang dan masa depannya tidak jelas. Kalaupun ada alasan lain, coba sampaikan alasan penting apa Sukabumi harus ada Bandara, mayorintas masyarakatnya bertani dan ekonominya masih rendah, apakah perlu Bandara, “tegasnya.

Sebelumnya hasil dari rapat koordinasi tersebut, pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, masih terkendala dalam hal pembiayaan untuk pembebasan lahan dan pekerjaan struktur.

Bupati Minta Pembangunan Dipindah

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengusulkan rencana pembangunan Bandara (Bandar Udara) Sukabumi, dipidah ke wilayah Citarete Ciracap bukan lagi di Kecamatan Cikembar.

Saat ini, Marwan mengaku belum bisa berbicara banyak soal rencana pembangunan Bandara di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi tersebut, pasalnya kondisi saat ini pemerintah sedang fokus pembangunan IKN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *