PERSIB

Cedera Eze Membaik

Dokter tim Persib, M. Rafi Ghani menyatakan proses pemulihan cedera Ezechiel N’Douassel berjalan dengan sangat baik. Cedera pada bahu striker asal Chad itu pun sudah hampir pulih. Eze bahkan dijadwalkan sudah dapat kembali berlatih bersama tim di Sports Jabar, Kamis 12 Juli 2018 pagi.

Rafi menjelaskan, rasa sakit pada bahu kanan pencetak gol terbanyak Persib itu sudah berkurang. Meskipun demikian, Eze masih akan mendapat perhatian lebih dari tim dokter selama menjalani latihan beberapa hari ke depan. “Sekarang masih program pemulihan, kondisinya sudah membaik dan sakitnya berkurang. Mudah-mudahan besok sudah bisa kembali berlatih,” kata Rafi, kemarin (11/7).

Meskipun begitu, Rafi masih menunggu hasil pastinya dari pemeriksaan medis. Diperkirakan masih ada beberapa program fisioterapi yang akan dilakukan oleh Ezechiel. “Hasil pemeriksaan fisik, tidak ditemukan keluhan apapun, ini hanya keluhan subyektif. Besok mungkin saya akan lihat lagi saat berlatih bersama,” ucapnya.

Ditempat terpisah, sebanyak delapan pemain Persib, menjalani latihan yang berbeda dari biasanya. Dipimpin pelatih kiper Anwar Sanusi, kedelapan pemain ini melakukan program latihan di tempat kebugaran untuk meningkatkan kekuatan otot.

Menurut Anwar, latihan tersebut sebagai variasi untuk para pemain. Pada sesi latihan hari pertama dan kedua kemarin, Puja Abdilah dan kawan-kawan lebih banyak diberikan menu latihan aerobik dan sentuhan bola. “Kemarin dua hari kepada aerobik, hari ini untuk menyeimbangkan, kami kasih fitness untuk kekuatan ototnya. Jadi kami pelihara semuanya, keperluan pemain suapaya seimbang,” kata pelatih yang akrab disapa Awai itu usai melatih.

Rencananya, Kamis 12 Juli 2018 para pemain yang tak ikut lawatan ke markas Perseru Serui, tetap menjalani latihan. Awai ingin mereka dalam kondisi terbaiknya menyambut laga berikutnya pada laga pekan ke-16 Go-Jek Liga 1 2018, Senin (16/7) menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. “Kita coba lagi besok fisik di lapangan dengan bola tapinya. Tujuan kami adalah, mengatur pemain supaya siap jika diminta tampil untuk laga berikutnya, mereka siap secara fisik,” jelas Awai.

 

(net)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close