Melihat Lebih Dekat Keunikan Istana Melayang di BSD City

Tulis Cita-Cita di Kertas, Dibuka 10 Tahun Kemudian      

Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Pepatah yang hingga kini masih melekat di masyarakat. Sayangnya masih banyak anak yang tidak tahu ingin menjadi apa di kemudian hari, demikan pula orangtua yang kurang mendukung dan mendorong cita-cita anaknya. Inilah yang diangkat Sekolah Froggy Edutography. Sekolah ini mengajak anak-anak untuk berani bermimpi dan mewujudkannya. Seperti apa?

DEWI MARYANI

Supersibuknya para orangtua tak jarang membuatnya luput memperhatikan perkembangan sang anak. Tak sedikit yang beranggapan bahwa dengan menyekolahkannya, memenuhi segala kebutuhannya sudah cukup, padahal, tidak demikian. Orangtua juga harus mendampingi dan mendorong anak-anak untuk menentukan cita-citanya dimasa datang. Inilah yang coba disampaikan Program edutography Froggy Floating Castle.

’’Kita ingin memperkenalkan pada masyarakat luas bahwa cita-cita itu penting. Di sini ingin membantu anak-anak termotivasi sejak dini untuk menemukan cita-citanya,” ujar pendiri sekaligus CEO Froggy Edutography Fernando Iskandar saat soft launching program Edutography di Floating Castle, Bumi Serpong Damai, akhir pekan lalu.

Dengan bentuk bangunan yang unik yang diberi nama istana melayang (floating castle) di Jalan BSD Grand Boulevard, cluster Commercial Park Barat No. 1 BSD City Tangerang ini Froggy bekerja sama dengan tim Psikologi Universitas Indonesia menyusun program menentukan mimpi anak-anak. PT. Froggy Edutography merupakan suatu lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan perpaduan metode pendidikan yang berbasis kecerdasan majemuk (multiple intelligence) dengan menggabungkan elemen edukasi, hiburan dan fotografi dalam kurikulum pendidikannya.

Keunikan PT. Froggy Edutography adalah pada bangunan gedung di mana bangunan gedung ini tampak seakan-akan melayang dari permukaan tanah dan bangunan ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai sebuah kastil dalam cerita negeri dongeng.

Fernando Iskandar, Founder sekaligus President Director PT. Froggy Edutography mengatakan dengan visi menjadi lembaga terpercaya di dunia untuk membimbing generasi muda bangsa dalam mencapai cita-citanya agar terwujud kehidupan yang berarti, bermakna dan berkelanjutan. Serta misinya mengobservasi potensi kecerdasan, minat dan mengembangkan pengetahuan serta keahlian sesuai dengan cita-cita anak,kami hadir sebagai fasilisator orangtua, anak dan tenaga pengajar dalam memotivasi dan memonitor pencapaian keberhasilan anak melalui program Edutography.

 Konsep dan pembangunan ini sepenuhnya dikerjakan oleh anak bangsa Indonesia dan telah terbukti mendapatkan pengakuaan  dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori Floating Castle (Istana Melayang) pertama di Indonesia.’’Mudah-mudahan akan menjadi The First, The One, and Only Floating Castle in the World, sehingga menjadi salah satu kebanggaan bangsa Indonesia,’’ harap Fernando.

General Manager Operation Froggy Edutography Jahja Sunarta menjelaskan, nantinya akan ada ruang Dream Inception Room (DIR) untuk mengobservasi jenis kecerdasan dan minat anak. Froggy menggunakan teori Multiple Intelegensi atau kecerdasan majemuk di mana setiap anak memiliki delapan kecerdasan.’’Konsepnya berpatokan dasar pada teori Multiple Intelegensi bahwa setiap anak punya delapan kecerdasan. Jadi nanti ada delapan ruangan untuk mengukur minat dan kecerdasan anak,’’ katanya.

Anak-anak juga akan memasuki ruang Chamber of Dream Time. Di ruangan ini anak-anak akan diberi kartu mimpi (dream card) untuk menuliskan cita-citanya. Lalu dia akan maju ke sebuah ruang, di mana si anak akan mendeklarasikan cita-citanya di hadapan teman-teman dan orangtua. Di sinilah anak-anak dilatih untuk berani menyampaikan cita-citanya di depan orang banyak. Si kecil juga diberi kartu masa depan dan menuliskan apa yang ingin diraihnya. Catatan tersebut kemudian dimasukkan dalam kapsul waktu yang akan selalu disimpan hingga sepuluh tahun mendatang.

Akan ada 12 tahapan yang akan dilalui anak ketika mengikuti program Edutography ini. Dari 12 tahapan tersebut maka akan ada 12 pertemuan dalam satu setengah bulan. Tahapan ini pun tak hanya dihadiri oleh anak, tetapi ada beberapa yang mengikut sertakan para orangtua yang memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita anak. Tim penyusun program, Winarini Wilman menjelaskan, program pembelajaran di Froggy dibagi ke dalam tiga kategori, yakni untuk anak 7-8 tahun, 9-10 tahun, dan 11-12 tahun. ’’Ukuran usia dipisah dalam tiga kategori, karena penyampaiannya nanti akan berbeda. Misal penyampaian untuk anak 7 tahun pasti berbeda untuk anak usia 12 tahun yang sudah lebih mengerti,’’ ujar wanita yang juga dosen Psikologi UI itu.

Kini bangunan Floating Castle hampir selesai. Peminatnya sudah lebih dari 700 orang untuk mendaftar hingga periode Oktober. Sekolah nonformal ini juga akan melakukan ‘Gerakan Kampanye Pentingnya Cita-cita’ pada 22 Juli 2012, sebelum hari Anak Indonesia. Karena menurut Fernando bangkitnya generasi emas Indonesia berawal dari mimpi. (*)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=12142

Posted by on 21 Mei 2012. Filed under FEATURES. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect. -->