KKN STISIP WM Sukabumi Ajak Hidup Sehat

  • Whatsapp
KKN STISIP WPM Sukabumi
Penyerahan plakat dan cindera mata dari STISIP WPM Sukabumi oleh Waka 3 sekaligus Penanggung Jawab STISIP WPM Kampus 3 Sagaranten dan Parungkuda, Acep Barnasah kepada Camat Sagaranten Mohamad Deny Ramedhan dalam rangka penutupan KKM 2021 di Kecamatan Sagaranten.

SUKABUMI – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasisiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri (WPM) Sukabumi di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi pada 30 Agustus-18 September 2021 mendapat apresiasi dari Camat Sagaranten.

Mohamad Deny Ramedhan selaku Camat Sagaranten, Kabupaten Sukabumi mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan para mahasiswa KKN STISIP WPM Sukabumi yang membantu mengatasi permasalahan setiap warganya terutama di masa Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran mahasiswa ini sangat membantu terutama bagi kami masyarakat pedesaan. Bahkan ada warga juga yang meminta mahasiswa KKN supaya diperpanjang waktunya,” ucap Mohamad Deny Ramedhan kepada Radar Sukabumi, Senin (20/9/2021).

Sementara itu, Pengelola Kampus 3 Sagaranten, Ajang Koswara mengatakan, KKN mahasiswa STISIP WPM merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh kampusnya.

Tujuannya, mahasiswa mampu memahami permasalahan yang ada di masyarakat dan belajar memecahkan secara interdisipliner, kemudian membantu pemerintah dalam dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar tentang pengembangan masyarakat, dan pengalaman kerja nyata pembangunan.

“Selain dari tujuan tersebut, kegiatan KKN ini sekaligus memperkenalkan STISIP Widyapuri Mandiri (WPM) Sukabumi kepada masyarakat yang kini sudah hadir di Sagaranten, jadi warga yang ingin melanjutkan kuliahnya tak perlu jauh lagi ke luar kota karena di Sagaranten juga sudah ada STISIP Widyapuri Mandiri,” terangnya.

Dijelaskan Ajang, KKN berlangsung di dua kecamatan yaitu Kecamatan Sagaranten sebanyak 120
mahasiswa, dan Kecamatan Cidolog sebanyak 110 mahasiswa. Sehingga total yang mengikuti KKN ini sebanyak 230 mahasiswa yang disebar di 11 desa.

“Pelaksanaannya sendiri mulai dari 30 Agustus-18 September 2021,” ucapnya.

Masih kata Ajang, sesuai dengan tema yang diambil yakni “Peran Aktif Mahasiswa dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Kecamatan Sagaranten dan Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi” ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa mengasah keterampilan. Karena nanti di dalam dunia nyata maupun dunia kerja yang akan dihadapi oleh para mahasiswa soft skill, bukan yang hard skill.

Selama KKN, mahasiswa banyak membantu masyarakat terutama mengajak masyarakat di Kecamatan Sagaranten untuk hidup sehat di masa pandemi Covid-19. Misalnya mengedukasi warga setempat menerapkan protokol kesehatan 5 M seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *