PALABUHANRATU – Berbagai strategi dilaksanakan tim gabungan pengawasan objek wisata pantai di kawasan CPUGGp (Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark) dalam libur lebaran idul fitri 1445 H/ 2024 M.
Dimana dalam libur lebaran idul fitri 1445 H/2024 M ini tidak terjadi laka laut yang mengakibatkan wisatawan hilang tenggelam akibat terseret ombak saat berenang atau melakukan aktivitas mandi di laut.
Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar mengatakan, terdapat tiga strategi yang digunakan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Sarda, Balawista, Pramuka serta unsur unsur terkait lainnya dalam saat melaksanakan pengamanan pengawasan terhadap wisatawan di pantai.
Lanjut Tenda, strategi yang digunakan yakni tindakan preentif, prefentif, dan refresif, dilapangan para personel gabungan selama libur lebaran di kawasan wisata yang banyak pengunjung secara masif tidak bosan bosan berkali-kali setiap waktu memberikan sosialisasi himbauan untuk tidak berenang di tempat-tempat yang dilarang.
“Yang dilarang itu ditandai, banner, bendera merah, kita larang di tempat-tempat itu Alhamdulillah mayoritas wisatawan pada nurut dan Alhamdulillah tidak terlalu banyak kejadian yang terseret arus,” ujar Tenda saat diwawancara. Selasa, (23/4).
“Intinya wistawan saat mulai datang ke tempat parkir saja sudah kita himbau dengan ada berbentuk spanduk, bendera larangan, bendera merah, kita ada juga lakukan publik adress bergiliran,” sambungnya.
Tindakan lainnya dengan preventif personel gabungan menjaga kenyamanan wsiatawan di pantai dengan patroli, sementara tindakan refresiv personel saat terjadi laka laut melaksanan cara bertindak sesuai peraturan ataupun hasil rapat kordinasi, dengan keahlian masing masing berusaha menolong korban sampai dengan tertolong.
Masih kata Tenda, tindakan lain yang dilakukan dilapangan setiap titik objek wisata sebanyak 26 lokasi yang banyak dikunjungi wisatawan mulai dari selatan di Ujung Genteng hingga Cisolok tim gabungan membangun pos pengawasan dan pengamanan.
“Kita kemarin bangun 9 pos wisata dan ada pos-pos lain, pos lifeguard juga ada di pantai kita bangun 10 pos, belum lagi pos Basarnas, pos dari unsur terkait lainnya,” jelasnya.






