PENDIDIKAN

Cerita Pelajar Indonesia Menang Emas di Australia

×

Cerita Pelajar Indonesia Menang Emas di Australia

Sebarkan artikel ini
pelajar Indonesia
Atdikbud sambut pelajar Indonesia di aula Konsulat Jenderal RI (KJRI) Sydney pada Sabtu (20/4). (Kemdikbud.go.id)

Berkompetisi Intelektual, Ikut Lomba Matematika dan Bahasa Inggris Internasional

Pelajar Indonesia menunjukkan prestasinya dalam bidang Matematika pada ajang kompetisi global yang diadakan di Sydney, Australia, pada tanggal 14-21 April 2024.

Salah satu contohnya adalah Ronald Rauf Nurima, seorang pelajar kelas 10 dari Sekolah Insan Cendekia Madani, yang berhasil meraih medali emas dalam International Mathematics Exam Center (IMEC) 2024. Ini kisah serunya.

Bank bjb Tandamata

SRI SUMARNI, Sukabumi

Mereka berhasil meraih dua medali emas, empat medali perak, dan sepuluh medali perunggu dalam Olimpiade IMEC. Selain itu, mereka juga meraih satu medali perak dan 2 medali perunggu dalam Olimpiade JEO.

Najib menegaskan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global.

Kompetisi ini diikuti oleh tim dari 12 negara, termasuk Australia, Inggris, China, dan Indonesia. Selain IMEC 2024, ada juga ajang Junior English Olympiad (JEO) yang diadakan pada waktu dan tempat yang sama.

Dalam ajang JEO, Rezvan Arshaq Ardana seorang pelajar kelas 7 dari Sekolah Kesatuan Bangsa Yogyakarta, meraih medali emas. JEO diselenggarakan oleh Universal Center of Educational Platform (UniCEP) dengan tujuan memberikan kompetisi intelektual bagi pelajar dari berbagai negara.

Kemenangan pelajar Indonesia dalam IMEC dan JEO disambut baik oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra dan Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) KJRI Sydney. Mereka disambut di aula Konsulat Jenderal RI (KJRI) Sydney pada Sabtu (20/4).

Menurut Mukhamad Najib, Atdikbud, penerimaan ini adalah bentuk apresiasi atas semangat para pelajar Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Najib menyatakan bahwa partisipasi siswa Indonesia dalam kompetisi akademik internasional seperti ini sangat positif.

Najib yang juga seorang dosen di FEM dan Pascasarjana SB IPB, mengatakan bahwa KBRI dan KJRI Australia selalu siap membantu siswa-siswa Indonesia yang ingin meraih prestasi atau melanjutkan pendidikan tinggi di Australia, termasuk melalui pertukaran pelajar dan berbagai kompetisi seperti IMEC dan JEO.

“Kami yakin bahwa pengalaman ini akan memberikan mereka rasa percaya diri yang lebih tinggi. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelajar atas keberhasilan mereka dalam membawa nama baik Indonesia,” ucap Najib kepada Radar Sukabumi melalui keterangan resminya.