DPPKB Kab Sukabumi

Perangi Covid 19, DPPKB Kabupaten Sukabumi Masuk Kampung

RADAR SUKABUMI – Dalam mengantisipasi pencegahan penyebaran corona virus diseas atau Covid-19, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, melakukan berbagai upaya yang dipandang cukup signifikan.

Upaya tersebut antara lain berupa penggeseran anggaran belanja untuk mengantisipasi serta menanggulangi terjadinya penyebaran Covid 19 dilingkungan kerja kantor DPPKB serta melakukan edukasi kepada seluruh warga sesuai yang telah diintruksikan oleh pimpinan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Nasihuddin mengatakan, pihaknya dari DPPBB Kabupaten Sukabumi sebagai dinas yang masuk dari Gugus Tugas Pencegahan Covid 19, telah melakukan kerjasama dengan pemerintah kecamatan dan Polri serta TNI untuk melakukan sosialiasi serta edukasi kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi.

“Awalnya, kita sudah melakukan wawar kepada masyarakat di wilayah perbatasan Sukabumi-Cianjur, tepatnya di daerah Kecamatan Sukalarang, Sukaraja dan Kecamatan Cireunghas.

Kami bersama Muspika setempat keliling kampung untuk memberikan informasi dan edukasi tentang bagaimana cara melakukan pencegahan Covid 19. Iya, semua materinya dari Kominfo Kabupaten Sukabumi,” jelas Nasihuddin saat disambangi Radar Sukabumi di Kantor DPPKB Jalan Pelabuan II, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, (15/4).

DPPKB Kabupaten Sukabumi saat koordinasi bersama Polri dan TNI saat hendak melakukan wawar pencegahan Covid 19 di wilayah Kecamatan Sukalarang.

Setelah melakukan wawar di wilayah perbatasan Sukabumi-Cianjur, DPPKB Kabupaten Sukabumi langsung melanjutkan kegiatan tersebut dengan berkeliling ke daerah Kecamatan Cisaat, Cicantayan hingga Kecamatan Cibadak.

“Setiap di lokasi keramaian. Seperti pasar atau tempat publik lainnya, kita berikan pemahaman yang lebih agar masyarakat mengerti mengenai cara pencegahan virus corona. Insya Allah, dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan wawar ke daerah Cicurug yang merupakan daerah perbatasan Sukabumi- Bogor,” paparnya.

Selain melakukan wawar kepada masyarakat, DPPKB Kabupaten Sukabumi melalui institusi POS KB berencana akan memasuki pemukiman penduduk untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Nanti POS KB memiliki anggaran operasional dari kita untuk memberikan sosialiasi kepada seluruh masyarakat mengenai pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Jadi, bila nanti masyarakat memiliki penyakit yang gejalanya mengarah ke Covid 19, maka POS KB ini akan berperan untuk membantu mereka dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini DPPKB Kabupaten Sukabumi tengah mengusulkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk kebutuhan untuk bidan yang melakukan KB ke daerah-daerah.
“Kami sudah mengusulkan sekitar 1.400 APD kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat. Apabila bantuan itu sudah datang, maka akan kami bagikan kepada mereka,” timpalnya.

DPPKB Kabupaten Sukabumi saat koordinasi bersama Polri dan TNI saat hendak melakukan wawar pencegahan Covid 19 di wilayah Kecamatan Sukalarang.

Pihaknya menambahkan, ditengah pandemi Covid 19 ini, ia berharap kepada seluruh jajarannya dan masyarakat agar bijak dalam berfikir serta jangan terlalu panik. Namun tetap selalu waspada dengan melakukan berbagai anjuran dan aturan dari pemerintah.

Seperti menghindari paranoid atau ketakutan yang berlebihan yang akan berdampak stress dan mempengaruhi imunitas tubuh.

“Kami juga menghimbau kepada warga desa untuk mematuhi social distancing. Dan tetap berada di rumah saja untuk tidak bepergian keluar kota. Terutama, ke sejumlah daerah yang dianggap sebagai zona merah pandemi virus ini,” pungkasnya. (Den)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button