Wisata Curug Kereti Segera Dikembangkan

Salah seorang wisatawan saat berwisata di Curug Kereti di Kampung Lamping, Kedusunan Sampalan, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah.

JAMPANGTENGAH – Masyarakat di Kampung Lamping, Kedusunan Sampalan, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, merasakan peningkatan ekonomi dengan keberadaan destinasi wisata alam Curug Kereti.

Pasalnya, curug yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan lebar tujuh meter ini, banyak dikunjungi para wisatawan.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Panumbangan, Lalan Jaelani mengatakan, meski keberadaan objek wisata ini belum tertata secara maksimal, namun tidak menyurutkan para wisatawan untuk berkunjung ke lokasi wisata ini setiap harinya untuk menikmati keindahan panorama alamnya.

“Alhamdulillah sekitar 30 persen masyarakat disini sudah merasakan dampaknya secara ekonomi. Mudah-mudahan kedepan juga memberikan dampak bagi warga yang ada di sekitar lokasi kawasan wisata ini,” kata Kepala Desa Panumbangan, Lalan Jaelani kepada radarsukabumi, Senin (13/1).

Para wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut, sambung Lalan, mereka ingin melihat keindahan Curug Kereti yang memiliki tiga tangga curug. “Para wisatawan banyak yang datang ke sini untuk melihat air terjun tiga tingkat. Keindahan alamnya cukup mempesona bagi para pengunjung yang datang ke sini,” imbuhnya.

Objek wisata yang berada di samping lahan pesawahan warga Desa Panumpangan ini, mulai ramai dikunjungi para wisatawan. Ia mengaku dengan adanya destinasi wisata baru itu masyarakat sekitar membuka warung untuk berjualan di lokasi wisata serta pemanfaatan jasa lainnya dari kebutuhan para pengunjung atau wisatawan.

“Meski banyak orang luar masuk ke daerah ini, tetapi kita bersama warga sekitar akan tetap menjaga kearifan lokal agar keberadaan lokasi wisata tersebut tidak memberikan dampak negatif bagi masyarakat sekitar serta tidak juga mengganggu lingkungan dan tradisi masyarakat yang ada di kampung sekitar lokasi wisata,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Lalan, pemerintah Desa Panumbangan tengah melakukan penataan di lokasi objek wisata tersebut. Diantaranya dengan membangun infrastruktur, membersihkan sampah di lokasi curug dan lainnya.

“Untuk membangun jalan menuju objek wisata ini, kami akan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi agar membuatkan jalan melalui lahan pesawahan warga. Jadi ketika nanti sudah dibangun jalan ini.

Tentunya, selain dapat dimanfaatkan warga untuk membawa hasil pertaniannya, juga dapat dijadikan akses oleh para wisatawan yang berkunjung ke Curug Kereti,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, supaya bisa mencapai lokasi Curug Kereri, para pengunjung bisa masuk melalui ruas Jalan Bojong Lopang Cimerang dengan jarak sekitar empat kilometer.

Bila akses jalan menuju wisata alam tersebut sudah tertata maksimal, ia meyakini nantinya para pengunjung akan dimanjakan dengan nuansa alam yang begitu kental. Selain air yang begitu bening, juga sekeliling curug terdapat bebatuan unik, hamparan pesawahan dan pepohonan yang rindang.

“Kami yakni, para wisatawan yang datang ke sini akan merasakan kesejukan alam yang sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Jampangtengah, Sabar Suko mengatakan, penataan objek wisata Curug Kereti saat ini dinilai masih belum maksimal.

Hal itu lantaran objek wisata ini masih memerlukan proses perbaikan, diantaranya akses jalan menuju lokasi Curug.”Memang masih ada kebutuhan dasar yang perlu kita perbaiki, salah satunya jalan setapak untuk sampai ke bawah menuju curug,” katanya.

Untuk itu, pemerintah Kecamatan Jampangtengah berencana akan melakukan penataan di lokasi objek wisata tersebut dan membangun beberapa kios untuk penjualan cinderamata yang berasal dari potensi unggulan di wilayah Kecamatan Jampangtengah.

“Insya Allah semua program ini akan kita laksanakan melalui kerjasama dengan semua pihak. Sementara untuk anggaranya sendiri nanti akan kita bahas dalam rapat internal pemerintah Kecamatan Jampangtengah bersama pemerintah Desa Panumbangan,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *