BPBD Kabupaten Sukabumi  Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Gempa di Loji Simpenan

BPBD Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan
Personel BPBD Kabupaten Sukabumi saat menyerahkan bantuan bahan bangunan secara simbolis kepada camat Simpenan.

SIMPENAN – Sebagai tindak lanjut penanganan terhadap rumah warga yang terkena dampak gempa, BPBD Kabupaten Sukabumi salurkan bantuan bahan bangunan di kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Adapun rumah warga korban yang mendapat bantuan yakni milik Eri Haryanti (41) dimana bale, bagian atap dan samping rumahnya mengalami rusak berat setelah ambruk digoyang akibat gempa bumi pada Sabtu,27 April 2024 sekitar pukul 23:29 Wib.

Bacaan Lainnya

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Dandi Sulaeman mengatakan, rumah korban diakuinya memang kondisi bangunan sudah lapuk termakan usia.

“Alhamdulillah tadi melalui bidang kedaruratan secara simbolis menyalurkan bantuan material bahan bangunan kepada pa camat yang selanjutnya beliau secara langsung ke keluarga korban,” ujar Dandi.

“Dan kondisi rumah korban semenjak ambruk memang hingga hari ini belum mendapat perbaikan sama sekali, karena kondisi perekonomian,” imbuhnya.

Adapun bantuan bahan bangunan yang salurkan, berupa genteng sebanyak 750 buah, kayu untuk tiang sebanyak 15 batang, kayu kaso sebanyak 36 batang, triplek sebanyak 8 lembar, paku 15 set, peralatan dapur 2 paket ,serta bantuan sandang sebanyak 2 paket.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban, dan juga rumah dapat segera diperbaiki,” jelasnya.

Sementara itu personel Satpol PP kecamatan Simpenan Cecep Supriadi menambahkan menurut rencana untuk perbaikan rumah keluarga korban nantinya akan dilakukan secara swadaya gotong royong.

“Insya allah penanganan perbaikan nanti gotong royong, tadi hadir selain P2BK, kami Satpol PP, Babinsa, babinkamtibmas dan kadus setempat ikut menyerahkan bantuan secara langsung ke bu Eri,” timpalnya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati cuaca saat ini bisa di bilang ekstrim perubahan dari musim hujan ke musim kemarau sepertinya,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, satu unit bale, atap dan dinding rumah warga di kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi ambruk diduga dampak digoyang gempa bumi dengan kekuatan 6,5 Magnetudo Kedalaman 10 Km atau 151 Barat daya kabupaten Garut, Jawa barat yang terjadi Sabtu, 27 April 2024 lalu sekitar pukul 23:29 Wib.

Hasil pendataan tim gabungan jajaran forkompimcam bersama P2BK Simepnan kerusakan terjadi pada bangunan rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan 5 jiwa bagian atap rumah, dinding dan lainnya ambruk. (Ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *