PENDIDIKAN

PSM Sinfonia Universitas Muhammadiyah Sukabumi Berlaga di Vietnam

SUKABUMI – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sinfonia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Ummi) menorehkan prestasi, di kancah internasional.

Saat ini, PSM Sinfonia menjadi satu-satunya wakil dari Jawa Barat (Jabar) yang mengikuti kompetisi paduan suara bertajuk “6th Vietnam Internasional Choir Competition (6th VICC)”, di Kota Hoi An Vietnam pada 13-20 Mei 2019.

Selain PSM Sinfonia Ummi, ada juga dua perwakilan paduan suara lain dari Yogyakarta yang juga mewakili Indonesia mengikuti lomba paduan suara bertaraf internasional itu.

Acara yang diselenggarakan oleh Interkultur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Hoi An Vietnam itu, memasuki tahun keenam.

Sehingga kini menjadi salah satu festival paduan suara terbesar di dunia.

Tentunya, Ummi sangat bangga jika mahasiswanya bisa mengikuti lomba ini dengan proses seleksi yang begitu ketat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi Sakti Alamsyah mengatakan, PSM Sinfonia yang berdiri sejak 2003 merupakan wadah bagi para mahasiswa Ummi dalam mengembangkan bakat dan minat dibidang musik.

Beberapa prestasi telah diperoleh, mulai dari tingkat regional maupun nasional.

“Ini menjadi suatu kebanggaan yang amat luar biasa, baru kali ini kita mengikuti sampai ke tingkat internasional.

Kalau ke nasional kita sudah sering dan juara,” ucapnya usai konferensi press di aula Ummi, Senin (13/5).

Sakti menargetkan mahasiswanya bisa pulang dengan membawa medali emas, dan bisa tampil secara maksimal.

Saat konferensi pers berlangsung, ia juga banyak memberikan saran dan motivasi kepada mahasiswanya tersebut.

Selain dihadiri mahasiswa dan awak media, acara juga dihadiri para orang tua.

Sementara itu Project Director Den Aslam mengatakan, skuad PSM Sinfonia yang akan berangkat sebanyak 37 orang, terdiri dari penyanyi 30 orang, satu orang konduktor, satu pemusik, dan lima official.

“Untuk persiapan ke Vietnam ini kita sudah satu tahun dari 2018 untuk bisa tampil, saya harap nanti kawan-kawan bisa tampil maksimal,” terangnya.

Den Aslam mengakui sempat mengalami beberapa kesulitan seperti bongkar pasang personel, namun hal itu bisa diatasi dengan saling bekerjasama dan juga latihan secara rutin.

Ia menambahkan, PSM Sinfonia Ummi akan tampil pada kategori Folklore (lagu-lagu tradisional), dan melakukan Friendship Concert di Kazik Garden, Hoi An.

“Saat tampil kita lebih banyak membawakan lagu-lagu daerah dari Indonesia, mudah-mudahan ini bisa berhasil,” tutupnya.

(wdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *