Pilkada Kabupaten Sukabumi

Sirojudin: Dengan Gotong Royong Yakin Menang

SUKABUMI – Jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Desember mendatang, DPC PDI Perjuangan terus memanaskan mesin partainya. Kemarin, para pengurus dari mulai tingkat ranting, PAC hingga DPC dikumpulkan di Aula Gedung DPC PDI Perjuangan di Jalan Salakopi No.35a, Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Bahkan, turut hadir dalam kegiatan tersebut bakal calon yang akan diusung partai berlambang Banteng moncong putih yakni Sirojudin nampak hadir. Kehadirannya jelas untuk memberikan semangat kepada para pengurus PDI Perjuangan dari semua tingkatan untuk berjuang bersama memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Mari kita gotong royong berjuang di Pilkada ini,” ajak Sirojudin yang langsung sambut teriakan ‘Merdeka’ oleh para kader PDIP.

Menurut pria bertubuh tinggi tegap ini, dengan semangat gotong royong dirinya optimis bisa menang. Karena semangat tersebut, merupakan warisan leluhur yang juga harus dilestarikan.

“Di Pilkada ini, kita berjuang bukan untuk kemenangan pribadi atau partai semata. Tapi, untuk kemenangan warga Kabupaten Sukabumi yang mendambakan perubahan dalam segala bidang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan, Yudi Suryadikrama mengaku sejauh ini kesiapan mesin partai sudah sangat siap. Salah satu buktinya adalah dengan dilakukannya pembenahan disemua tingkatan

. “Kegiatan hari ini (kemarin. red) salah satu bukti bahwa partai kami sudah siap. Kita juga lagi memverifikasi kepengurusan di semua tingkatan. Supaya kita tahu mana yang kerja mana yang tidak,” tuturnya.

Dirinya menginginkan, setiap kepengurusan itu jelas. Jadi by name by addressnya harus tepat. Jangan sampai, ada kekeliruan didalam kepengurusannya.

“Jadi kan di tingkatan itu minimal 20 orang pengurus. Nah itu harus jelas. Makanya saat ini kita verifikasi semuanya,” lanjut pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini.

Disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan kepada kader atau pengurus yang ‘nakal’. Dirinya menegaskan tidak ada ampun. “Kita langsung pecat. Tidak ada lagi, termasuk saya kalau membelot ya pasti pecat,” tegasnya.(nur)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button