Ibu Arteria Dahlan Dimaki Anak Jenderal, Gus Umar: itu Hukum Karma, Flashback Saat Anda Membentak Prof Emil Salim

  • Whatsapp
Anggiat Pasaribu
Wanita anak jenderal bintang tiga yang membentak Arteria Dahlan dan ibunya di Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA- Cekcok dengan perempuan anak Jenderal bintang tiga TNI yang berujung pada makian kepada ibunda Arteria Dahlan.

Hal tersebut dinilai merupakan hukum karma terhadap anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, Arteria Dahlan juga sempat membentak prof Emil Salim dalam acara Najwa Shihab waktu itu.

Demikian ditulis tokoh Nahdatul Ulama (NU) Umar Hasibuan di akun Twitternya @UmarHasibuan75 dikutip Pojoksatu.id, Selasa (23/11/2021).

“Jutaan orang menonton saat anda maki-maki Prof Emil Salim dan tak satupun anaknya melaporkan anda Arteria Dahlan ke polisi,” tulisnya

Karena itu, pria akrab dipanggil Gus Umar itu meminta Arteria Dahlan flashback pada saat momen dirinya membentak prof Emil Salim.

“Skrg saat ibu anda dimaki2 org anda cengeng lapor polisi. Mustinya anda intropeksi krn kebiasaan anda maki2 org skrg org maki2 ibu anda. Karma itu nyata,” lanjutnya.

Untuk diketahui, percekcokan yang berujung pada makian kepada ibunda Arteria Dahlan ini terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (21/11/2021).

Arteria Dahlan bercerita peristiwa tersebut t berawal dari dalam pesawat.

Saat pesawat yang mengantar dirinya dan keluarga serta wanita itu mendarat di Bandara Soekarno Hatta dari Bali.

Menurut Arteria Dahlan, ia bersama Ibunda dan stafnya dianggap oleh wanita tersebut menghalangi jalan saat hendak turun dari dalam pesawat.

Arteria Dahlan mengungkapkan kronologi ribut-ributnya hingga tasnya disepak.

“Pas landing di bandara, staf saya itu nurunin barang,” kata Arteria kepada wartawan, Senin (22/11).

Arteria mengaku duduk di kursi ekonomi dalam penerbangan tersebut, tepat di belakang kursi kelas bisnis.

Arteria menyebut rombongannya kemudian dianggap menghalangi jalan.

“Kita kan sama-sama di ekonomi, pas di belakang bisnis. Entah kenapa kami dianggap menghambat jalan, pintunya belum dibuka,” kata Arteria.

Arteria Dahlan menyebut wanita mengaku anak jenderal TNI itu ingin terlihat berbeda, dan Arteria tidak masalah dengan hal itu.

Arteria menekankan dirinya dan keluarga tidak menghalangi jalan, apalagi ibunya berusia 80 tahun.

“Dia ingin memperlihatkan dia agak berbeda. Tapi kita kan tidak mempermasalahkan. Dia bilang barang bawaan saya banyak, orang saya bertiga bawa koper dua, wajar kan?” kata Arteria Dahlan.

“Orang tua saya 80 tahun, dia butuh penyangga tulang itu, memang harus kita bawa, ditenteng-tenteng begitu. Kalau kami kelebihan, itu ada otoritasnya,” ungkapnya.

(muf/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *