Imigrasi Sukabumi Kembali Buka Program Eazy Paspor

  • Whatsapp
Karlyn Ambarwati
Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi, Karlyn Ambarwati saat diwawancara Radar Sukabumi di ruang kerjanya

SUKABUMI — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, kembali membuka pelayanan eazy paspor atau program pelayanan pembuatan paspor secara jemput bola di bulan Suci Ramadan.

Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi, Karlyn Ambarwati mengatakan, layanan eazy passport bertujuan agar pemohon dari berbagai wilayah tidak bertemu di kantor imigrasi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, program tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Karena biasanya di bulan puasa, masyarakat malas untuk keluar rumah atau kantornya. Jadi, kita lakukan kembali pelayan eazy paspor untuk memudahkan masyarakat,” kata dia kepada Radar Sukabumi, Rabu (28/4).

Menurutnya, cara untuk mengikuti program itu masih sama. Yakni, pemohon tinggal membuat surat kepada kantor imigrasi setelah itu petugas langsung mendatangi pemohon bersama petugas pembuat paspor.

“Setelah mereka melakukan pemohonan untuk malaksanakan program ini di kantor nya, kami membawa petugas kami, seperti petugas foto wawancara, cam, entri hinggga pejabat struktural juga hadir untuk mengawasi kegiatan ini,” ujarnya.

Selain itu, persyaratan untuk pembuatannya masih sama tidak ada dispensasi apapun, selain itu pengambilan paspor pun tetap dilakukan di kantor imigrasi.

“Tetap persyaratannya sama jika tidak lengkap kita tidak akan acc dan prosesnya tetap tiga hari kerja setelah pembayaran, untuk pengambilannya sama ke kantor imigrasi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, program eazy paspor tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa untuk melakukan pembuatan paspor baru.

“Semoga dengan langkah ini bisa mempermudah masyarakat. Intinya Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sukabumi,” tutupnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *