Halimun Salak Dihijaukan

KALAPANUNGGAL – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke-72, Kodim 0622 berkerjasama dengan Koperasi Amanah Madani, Star Energy Geothermal Salak Ltd, Tentara Nasional Indonesia, dan Social Conservation Indonesia menahan 100 bibit pohon endemik, yakni ganitri di area perbatasan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tepatnya di Blok Kiaraberes, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, kemarin (10/10).

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Guruh Prabowo mengatakan upaya rehabilitasi lahan-lahan kritis melalui kegiatan penanaman pohon merupakan kewajiban bersama, meskipun bukan orang yang saat ini menanam, tapi generasi yang akan datang bisa merasakan manfaatnya pada waktu berpuluh-puluh tahun kemudian.

Bacaan Lainnya

“Inilah pentingnya pohon bagi kehidupan kita, sesuai dengan topik utama kegiatan ini,” ujar Guruh Prabowo.

Sementara Irwan Januar, Asset Manager Star Energy Geothermal Salak Ltd dalam pembukanya menerangkan hutan merupakan paru-paru dunia. Keragaman flora dan faunanya sungguh luar biasa.

“Maka, jika kita mencintai planet ini, menyayangi negeri ini, jaga dan rawatlah hutan. Jaga hutan untuk kehidupan.” imbuhnya.

Camat Kalapanunggal, Ade Yana Mulyana, menambahkan hutan adalah titipan dari Tuhan. Bila hutan hilang, maka bencana mudah datang.

“Sekarang kita tidak bisa asal tebang. Kita butuh pohon. Betapa tidak bijaksananya jika manusia merusak hutan.” timpalnya.

Hampir 100 peserta undangan hadir dalam kegiatan penanaman bersama ini.

Selain jajaran Kodim dan Koramil, perwakilan Star Energy Geothermal Salak Ltd, Muspika Daerah dan pengurus Koperasi Amanah Madani, juga turut serta pihak dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Dinas Koperasi, pemerintah desa, tokoh setempat, dan perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SD, SMP dan SMA/SMK di wilayah Desa Pulosari dan Desa Palasarigirang.

Ketua Koperasi Amanah Madani, Didin Sa’adilah, mengatakan penanaman 100 pohon ini ialah bagian dari program 1.000.000, satu pohon yang sudah digagas sejak awal 2015.

Dalam kegiatannya, koperasi aktif mengajak pihak-pihak lain untuk berpartisipasi melakukan penanaman bersama di lahan-lahan kritis.

“Juga kampanye lingkungan ke sekolah-sekolah. Harapannya, tentu saja kepedulian dan rasa cinta lingkungan generasi muda tumbuh semakin kuat.” jelasnya seraya berharap.

Di penghujung kegiatan, semua undangan melakukan aksi nyata dengan penanaman pohon.

Kegiatan ini menjadi awal tentang harapan bumi yang hijau, sebab setiap 1 hektare pepohonan mampu menetralkan karbondioksida yang dikeluarkan 20 kendaraan bermotor.

Juga tentang pentingnya pendidikan lingkungan, atau pemahaman lebih mendalam terkait bumi dan ekosistem, yang menjangkau semua golongan dan kelompok usia. (Cr15/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.