Ungkap Penyebab Kematian, Jasad Siswa SMPN I Ciambar di Ekshumasi

Dokter Forensik RSUD Sekarwangi, dr Arif Wahyono
Dokter Forensik RSUD Sekarwangi, dr Arif Wahyono

SUKABUMI — Untuk mengetahui penyebab meninggalnya siswa baru SMPN I Ciambar, Kabupaten Sukabumi Satreskrim bersama tim forensik RSUD Sekarwangi, Polsek Nagrak melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi, pada Selasa (25/07/2023).

Dokter Forensik RSUD Sekarwangi, dr Arif Wahyono mengatakan, kegiatan Autopsi dilakukan selama dua jam. Adapun yang dibawa Tim adalah paru-paru. Untuk indikasi adanya kekerasan terhadap korban dirinya belum bisa menjelaskan lebih detail.

Bacaan Lainnya

“Dua jam, tingkat kesulitan biasa aja. Sampel yang dibawa paru-paru. Tidak ada yang bisa dijelaskan lebih lanjut silahkan ke penyidik saja, “jelas dr Arif, Selasa (25/07/2023).

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menambahkan pelaksanaan autopsiĀ  dilangsungkan di tempat pemakaman umum di kampung Selaawi Hilir, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar dengan pengamanan dari personel polsek Nagrak, dipimpin Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat.

“Iya hari ini sekitar pukul 08.00 WIB tim gabungan dari tim Forensi RSUD Sekarwangi, inafis polres, dan satreskrim serta polsek Nagrak melakukam autopsi dari almarhum M salah satu siswa SMPN I Cikembar yang tenggelam sebagai dampak daripada kegiatan MPLS,” ungkapnya

Dijelaskan Maruly, tim gabungan dari penyidik sejak pukul 07.45 WIB telah berada area pemakaman di kampung Selaawi hilir, Desa Cibunarjaya kecamatan Ciambar, dengan pelaksanaan autopsi mulai pukul 08.00 WIB.

“Untuk hasilnya nanti kita tunggu hasil dari bagaimana proses yang dilakukan oleh tim forensik RSUD Sekarwangi,” jelasnya.

Masih kata Maruly Pardede autopsi terhadap jenazah almarhum merupakan upaya kepolisian dalam mencari atau mengetahui penyebab meninggalnya korban, dan untuk kepentingan penyelidikan bahkan sampai proses penyidikan.

“Sudah diintruksikan kepada jajaran menangani kasus secara serius, saat ini proses penyelidikan sudah berlangsung oleh tim penyidik dari unit PPA,” terangnya.

“Kami meminta semua pihak untuk mempercayakan proses penanganan kasus meninggalnya pelajar di Ciambar ini kepada pihak Kepolisian,” imbuhnya. (ndi/d).

Pos terkait