Kasus Duel Maut Pelajar di Sukabumi, Polisi Tetapkan 10 ABH Tersangka

Polres Sukabumi Duel Pelajar
Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo.Yudhangkoro didampingi Kasatreskrim, Kasi Humas dan Kanit PPA saat menunjukan barang bukti

PALABUHANRATU – Jajaran kepolisian Polres Sukabumi tetapkan tersangka terhadap 10 orang ABH (Anak Berkonflik dengan Hukum) dalam kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur hingga meninggal dunia.

Dimana sebelumnya, ke 10 orang ABH ini diduga terlibat kasus duel antar pelajar SMP yang terjadi di Jalan Raya Pangleseran, Kampung Lebak Jero, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi hingga salah satu korban meninggal dunia yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wib Sabtu (4/5) lalu.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo mengatakan, ke 10 ABH yang diantaranya berinisial MF (13) yang merupakan pelaku duel, F (17), R (17), RG (15), T (17), ER (13), J (17), YW (14), I (16) dan RF (13).

Lanjut Tony Prasetyo fenomena tawuran duel tersebut dari hasil pemeriksaan terhadap saksi saksi berawal dari adanya janjian media sosial, dimana status para pelaku dan korban semuanya masih bersekolah dengan rata rata usia masih di bawah umur kisaran 13 sampai 17 tahun, sehingga terhadap pelaku menetapkan tersangka dengan kriteria ABH.

“Ini fenomena yang memprihatinkan, dari janjian sehingga terjadi aksi tawuran ada satu korban pelajar 13 tahun meninggal dunia,” jelasnya.

“Titik berakali ini, bahwa kami akan mempertersangkakan semua pihak yang terlibat, kami telah mempersangkakan 10 ABH dengan peran masing masing. MF berperan sebagai melakukan duel sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Masih kata Tony, semua pihak yang dipersangkakan dimaksuk yakni termasuk yang merencanakan, yang mengarahkan, hingga yang menonton hingga memvideokan.

“Harapan kami fenomena ini tidak terjadi lagi, jadi saya sampaikan seluruh masyarakat, dalam duel janjian merupakan pidana, merencanakan dan yang menonton, jika kami dapati kami tangkap semua, karena ini merugikan,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *