BERITA UTAMADinas PU

Puluhan Tahun Jalan Tak di Bangun, Akhirnya Warga Tegal Buleud Bahagia

Pemkab Klaim Perbaiki 85 Persen Jalan Rusak Bangbayang-Cimahpar

SUKABUMI — Selama tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengklaim sudah memperbaiki 85 persen jalan rusak dari jumlah total sepanjang 1.400 Kilometer (KM).

Saat ini pemkab, terus mengoptimalkan infrastruktur di daerah untuk kemudahan akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya saja, membangun jalan penghubung Jalan Bangbayang-Cimahpar, Kecamatan Tegalbuled yang menjadi akses cepat ke Kecamatan Tegalbuleud.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, Pemkab Sukabumi telah menyelesaikan pekerjaan infrastruktur jalan sekitar 85 persen dari total jalan Kabupaten Sukabumi sepanjang 1.400 Km. “Sisanya, di tahun ini akan terus dilanjutkan dan terus ditingkatkan,” kata Marwan usai Peresmian Ruas Jalan Bangbayang-Cimahpar, Kecamatan Tegalbuleud, kamis (16/1).

Lebih lanjut Marwan mengatakan, Jalan Bangbayang-Cimahpar jadi akses terdekat bagi masyarakat untuk menuju Kecamatan Tegalbuleud. Akses ini lebih cepat, ketimbang harus mutar lewat jalan utama. Tak hanya itu, keberadaan jalan penghubung tersebut, membuka ekonomi masyarakat.

Sehingga, masyarakat bisa menjual hasil pertanian ke luar daerah. “Dulu hasil pertanian tidak bisa dijual ke luar. dengan akses ini, mereka bisa meningkatkan jaringan perdagangan terkait produksi pertanian,” paparnya.

Terkait jalan yang sudah diperbaiki, Marwan meminta masyarakat turut memperhatikan dan memeliharanya. Sehingga, jalan yang sudah baik dapat terus terjaga.

“Perhatikan muatan kendaraan yang melintas, drainasenya. Bahkan bila perlu berswadaya membuat selokan agar air tidak cepat merusak jalan,” terangnya.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami didampingi Kepala DEsa Bangbayang Asep Priatna (kanan)

Sementara itu, Kepala Desa Bangbayang, Asep Priatna menbambahkan, peresmian jalan tersebut menjadi kado luar biasa pada tahun ini. Selain itu juga menjadi kebanggaan dengan diresmikan secara langsung Bupati Sukabumi.

“Ini sejarah dan suatu kebanggan bagi masyarakat Desa Bangbayang,” tambahnya. Asep menjelaskan, selama ini masyarakat harus memutar dengan menempuh jarak 64 Km untuk mencapai Kantor Kecamatan dan mengeluarkan biaya transportasi yang tidak sedikit.

“Makanya jalan ini untuk mempermudah dan mempercepat akses masyarakat di sini menuju kantor kecamatan,” pungkasnya. (bam/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button