ARTIKELBERITA UTAMA

Dirgahayu Partai Gerindra ke-12

6 Pebruari 2008 - 6 Pebruari 2020

Oleh : Heri Gunawan, Ketua DPP Partai Gerindra

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) muncul sebagai manifesto dari perjuangan untuk menjaga warisan dari cita-cita pendiri bangsa, agar setiap rakyat dan bangsa Indonesia hidup terhormat, hidup makmur, berkeadilan untuk kesejahteraan rakyat dalam tatanan politik negara yang melandaskan diri pada nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang senantiasa berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya dan berdiri diatas kaki sendiri dalam bidang ekonomi.

Dalam setiap jati diri kader Partai Gerindra, kita telah bersumpah setia menjaga Pancasila dan UUD 1945. Gerindra kuat karena adanya kekuatan rakyat, yang percaya bahwa kami berjuang bersama mereka.

Mereka yakin bahwa cita-cita kita sama, cita-cita dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi Sukabumi dan Rakyat Indonesia.

Di Sukabumi Gerindra sebagai partai politik pemenang, ini membuktikan Gerindra diterima rakyat. Dari aspek pemerintahan, ekonomi, sosial dan budaya ‘Rakyat Sukabumi’ menantikan keberpihakan kebijakan dari orang-orang ‘Gerindra’ yang bisa dirasakan dan mampu mengubah, mengangkat dan menyejahterakan rakyatnya.

Para kader yang baik dan berpihak, para dewan yang merakyat dan mampu menyerap kritik, aspirasi rakyat dan diaplikasikan dalam setiap kebijakannya.

Loading...

Saya mengingatkan kepada seluruh pengurus partai, anggota dewan dari berbagai tingkatan, sayap partai, kader, relawan dan simpatisan untuk tetap setia menjaga amanat yang diberikan oleh rakyat.

Saya ingin mengutip butir terakhir dari ‘Ikrar Kader Partai Gerindra’, yang rasanya harus kita resapi sepenuh hati dan kita jalani untuk menghadapi fenomena politik Sukabumi saat ini. ‘Tunduk dan patuh kepada ideologi dan disiplin partai, serta menjaga kehormatan, martabat dan kekompakan partai..’

Di dalam menghadapi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah yang akan datang, kita harus bisa meleburkan ego, demi terwujudnya kemaslahatan rakyat. Berbeda pendapat dalam berpolitik merupakan hal biasa, namun tetap selalu waspada disusupi oleh oknum-oknum yang ingin merusaknya, menghancurkannya dan membuat masyarakat apatis terhadap politik. Jangan sampai karena beda pilihan politik, elite dan rakyat jadi saling bermusuhan.

Rapatkan barisan, berhimpunlah para pandu bangsa, bersatu derapkan langkahmu, untuk menjaga marwah partai karena kita menjadi bagian di dalamnya.

Kader Gerindra bukan politisi, tapi Pejuang Politik, yang berjiwa pendekar. Pendekar itu tawadu, rendah hati, tidak boleh sombong. Semakin berisi semakin menunduk.

Ojo adigung (Jangan sok kuasa)
Ojo adigang (Jangan sok besar/kaya)
Ojo adiguno (Jangan sok pandai/sakti)
Ojo dumeh (Jangan sombong)
Ojo lali (Jangan lupa daratan)

Kredibilitas dan Integritas seperti halnya cinta dan kerinduan. Selalu diuji waktu, tak datang instan tapi karena keteguhan. Mari bangun Gerindra yang semakin dipercaya oleh rakyat, dengan memberikan bukti nyata untuk warga Sukabumi dan Rakyat Indonesia.

Kita berasal dari rakyat, setia berjuang bersama rakyat. Tegak lurus untuk Indonesia Raya. Terimakasih atas kepercayaan rakyat kepada kami.

Dipundakmu masa depan bangsa, Kobarkan semangat juangmu
Bergeraklah.. ! Bergeraklah..!

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button