Apes, Pencuri Tas di Puskesmas Simpenan Terjatuh

  • Whatsapp
Tiga pelaku pencurian terekam CCTV
Tiga pelaku terekam CCTV saat mencarkan aksi mencuri.

SUKABUMI – Apes, dua orang pencuri mengalami kecelakaan terjatuh dari motor, saat hendak membuang tas hasil curian milik petugas pendaftaran di Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/09).

Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, aksi pencurian itu terjadi di siang bolong saat para pegawai tengah beristirahat dan makan, sehingga kondisi puskemas dalam keadaan sepi. Aksinya tersebut terekam CCTV dan dalam CCTV itu terlihat pelaku berjumlah tiga orang, dua di antaranya yang terjatuh diamankan warga.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB, siang tadi dan terekam kamera CCTV. Pelakunya ada 3 orang, satu orang masuk sementara yang dua lagi menunggu di luar. Tas yang diambil punya bu Desi Rohayani petugas pendaftaran,” kata pegawai Puskesmas Simpenan Ujang Yandi kepada Radar Sukabumi, Rabu (15/09).

Ujang menjelaskan, pelaku beraksi saat situasi Puskesmas sedang sepi, petugas tengah melaksanakan salat dan makan siang. Informasi yang Ujang peroleh awalnya satu pelaku yang masuk ingin minta perban, tetapi ketika masuk ke dalam melihat sepi dan mengambil tas itu.

“Pelakunya sudah diamankan dua orang, mereka berada di Puskesmas Bantargadung karena kecelakaan jatuh dari motor. Tapi hanya dua orang, yang satu lagi belum diketahui. Tadi sudah datang dari Polsek Warungkiara dan sekarang dari Polsek Simpenan juga sudah menuju kesini,” papar Ujang.

Mustofa warga sekaligus anggota PK KNPI Kecamatan Simpenan mengatakan, kedua pelaku yang telah diamankan itu mengalami kecelakaan saat disuruh oleh pelaku utama (yang mengambil tas) untuk membuang tas hasil curian.

“Saya sedang di rumah di WA grup PK KNPI dapat kabar pencurian terekam CCTV, saya menghubungi Puskesmas Simpenan dan dapat informasi dua pelaku sudah diamankan di Puskesmas Bantargadung,” ucap Mustofa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *