Maling Motor di Kedai Kopi Kota Sukabumi Terekam CCTV

Maling Motor di Kota Sukabumi Terekam CCTV
Terduga pelaku Curanmor terekam CCTV saat mengobrol dengan pegawai Kedai Kopi dan Mie di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi

CIKOLE – Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) kembali terjadi di Kota Sukabumi. Kali ini, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat bernopol F 4569 OD milik Desti Asyah (53) warga Jalan Ahmad Yani RT3/2, Kelurahan Gunungparang, Kecamat Cikole, raib dipetik maling.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, insiden terjadi sekira pukul 19.00 WIB pada Kamis (26/10) lalu. Bermula, saat terduga pelaku mengajak ngobrol pemilik Kedai Kopi dan Mie Ayam yang terekam kamera CCTV.

Bacaan Lainnya

Selang beberapa waktu, terduga pelaku keluar dan langsung mencuri sepeda motor yang tengah terparkir di depan kedai tersebut.

“Ya, awalnya yang diduga merupakan pelaku itu mengajak ngobrol. Selang beberapa saat, dia keluar dan ternyata langsung membawa kendaraan yang terparkir di depan kedai,” ungkap korban Desti Asyah (53) kepada Radar Sukabumi, Jumat (27/10).

Desti menerangkan, setelah diketahui kendaraan tidak ada ditempat parkiran. Sontak hal itu, membaut geger hingga mencuri perhatian banyak orang.

“Saya pun kaget dan kebetulan ada anggota polisi yang tengah bertugas di Jalan A Yani ini. Saya pun sudah menceritakannya, dan polisi mengarahkannya untuk langsung membuat laporan secara resmi,” terangnya.

Menurut Desti, pada minggu terakhir ini pelaku sering nongkrong di depan kedai hingga larut malam. Tak jarang, hal itu membuat pemilik kedai risih dengan keberadaan orang tak dikenal tersebut.

“Sejak minggu ini orang tersebut sering nongkrong di sini. Bahkan sering ngobrol sama sodara. Taunya, kekhawatiran saya terjadi. Sepeda motor dicuri,” cetusnya.

Desti mengaku, hingga saat ini belum melaporkannya secara resmi kepada pihak kepolisian terkait kasus pencurian sepeda motor tersebut.

“Kami akan melaporkannya secara resmi agar polisi dapat mendalami kasus ini. Semoga pelaku dapat segera diamankan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tukasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *