No Coding-Coding, Ini Pekerjaan Tanpa Coding di Bidang IT

No Coding-Coding
No Coding-Coding, Ini Pekerjaan Tanpa Coding di Bidang IT

JAKARTA— Dengan pertumbuhan perusahaan startup yang semakin meningkat, peluang kerja di bidang IT (Information Technology) pun menjadi semakin banyak. Pekerjaan di dunia IT kini memang populer dan memiliki banyak peminat, kamu salah satunya? Saat ini meski tanpa skill coding, kamu bisa tetap mendapatkan pekerjaan di dunia IT, lho!

Zaman sekarang, kerja di bidang IT mulai dilirik banyak orang, hal ini tentu tidak terlepas dari gaji yang didapatkan. Apalagi seiring dengan majunya teknologi, berbagai perusahaan mulai mencari karyawan yang punya skill pemrograman alias coding. Gaji yang ditawarkanpun cukup tinggi, apalagi saat ini masih cukup jarang orang yang menguasai skill coding.

Bacaan Lainnya

Penasaran apa saja? Yuk, simak rangkuman Pekerjaan IT Tanpa Perlu Skill Coding:

1. Product manager

Bagi kamu yang minat dengan pekerjaan pertama di dunia IT tanpa memerlukan skill coding, posisi product manager sangat cocok buat kamu. Seorang product manager, tidak harus paham coding untuk menjalankan tugasnya. Pasalnya, mereka memiliki tanggung jawab untuk membuat produk yang sesuai dengan keinginan user. Forbes menjelaskan bahwa, product manager memiliki tugas untuk mengawasi seluruh proses pengembangan produk yang dibuat perusahaan. Posisi product manager berada di tengah-tengah antara IT, design, dan user experience. Jadi, ia hanya perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai ketiga hal tersebut saja.

Skill paling penting dari seorang product manager ialah komunikasi, analytical thinking, strategic thinking, hingga negotiation.

2. Business analyst

Profesi sebagai business analyst, kini juga sering diperbincangkan. Pasti kamu juga sudah tidak asing dengan pekerjaan yang satu ini kan? Business analyst juga termasuk pekerjaan di dalam dunia IT yang bisa kamu coba meski tanpa skill coding.

Seseorang yang menekuni profesi ini, harus mampu membuat analisis bisnis, sebelum meluncurkan sebuah produk baru sehingga akan tahu dampaknya seperti apa untuk perusahaan.

3. UI/UX designer

Menjabat sebagai profesi UI/UX designer, tentu memiliki peranan yang sangat penting di sebuah perusahaan IT. Meskipun sama-sama bertugas menjadi seorang desainer, namun tanggung jawab dari UI dan UX designer sangatlah berbeda.

UI designer memiliki tanggung jawab untuk membuat tampilan website atau aplikasi yang menarik dan memiliki nilai estetika yang tinggi sehingga lebih eye catching. Sementara itu, UX designer harus mampu menciptakan tampilan website atau aplikasi yang mudah digunakan oleh pelanggan.

Jadi, fokus utamanya supaya user mendapatkan pengalaman yang terbaik saat menggunakan produknya.

4. SEO specialist

Saat ini setiap perusahaan, terutama yang bergerak di bidang teknologi tentunya sangat mengandalkan internet untuk pemasaran. Disini, peran SEO specialist sangat dibutuhkan karena mereka bertugas untuk mengoptimalkan konten di website, agar bisa muncul di halaman pertama mesin pencarian google.

Seperti yang dijelaskan oleh Skillcrush, seorang SEO specialist, harus selalu up to date dengan perubahan algoritma Google atau mesin pencarian lainnya. Hal itu, bertujuan agar website bisa mendapatkan traffic yang tinggi dan mendapatkan ranking yang baik di mesin pencarian.

5. Technical writer

Pekerjaan di industri IT selanjutnya yang tanpa memerlukan skill coding adalah technical writer. Pekerjaan yang satu ini, berbeda dengan profesi menulis lainnya. Pasalnya, technical writer harus mampu mengubah bahan tulisan yang sangat teknis menjadi tulisan yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Umumnya, technical writer akan menulis tentang panduan penggunaan produk, instruksi penggunaan, atau bahkan FAQ (Frequently Asked Question). Selain harus memiliki kemampuan menulis yang baik, seorang technical writer juga dituntut untuk memiliki orientasi pada detail hingga berpikir secara kritis.

Jika kamu suka menulis dan mampu memahami hal yang teknis, kemudian dapat menuliskannya menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami, maka bisa mencoba mendalami profesi yang satu ini.

6. Desain grafis

Untuk profesi selanjutnya yang merupakan pekerjaan tanpa coding adalah menjadi seorang Desain Grafis. Profesi ini banyak dibutuhkan hampir di background bisnis apapun. Dari model bisnis konveksi, kuliner, percetakan, dan masih banyak lagi. Karena tugas utama dari seorang desain grafis adalah membuat desain atau ilustrasi dari sebuah ide.

Contohnya seperti mendesain poster, mengedit foto, bahkan juga membuat konten promosi. Dengan banyaknya jobdesk yang harus diakomodir dari seorang desain grafis ini, tentunya diperlukan kemampuan yang mumpuni. Kemampuan dalam menggunakan tools seperti Photoshop, Coreldraw, Canva, dll.

Untuk gaji seorang desain grafis sangat beragam, terutama di Indonesia. Untuk seorang desain grafis profesional rata-rata kisaran 3jt – 8jt. Tetapi pada kenyataannya, ada desain grafis yang dibayar dengan 2M (Makasih Mas).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.