Jalan Lingkar Padalarang-Cipatat Masuk Studi Kelayakan

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melakukan studi kelayakan atau Feasibility Studi (FS) untuk pembangunan jalan lingkar Padalarang-Cipatat. Jalan baru itu diproyeksikan mengurai kemacetan sepanjang jalan Bandung-Jakarta lintas Padalarang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bandung Barat, Anugrah mengungkapkan, pembangunan jalan alternatif ini mulai masuk studi kelayakan. Ini dilakukan mengkaji berbagai segi seperti aspek legalitas, aspek teknis, pemasaran, sosial ekonomi maupun manajemen dan keuangan.

Bacaan Lainnya

“kajian itu kemudian menjadi keputusan proyek dijalankan, ditunda, atau tidak dijalankan,”katanya, Rabu (8/11).

Diprediksi, lanjut Anugrah, jalan lingkar ini memiliki panjang 15 kilometer dengan lebar 12 meter. Jalan ini dimulai dari Pintu Tol Padalarang dan masuk ke jalan eksisting Kota Baru Parahyangan dan keluar di Cipatat.

“Diharapkan memangkas jarak tempuh jika biasanya 1 jam jika sudah terbangun paling sekitar 15 menit,”ucapnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat Detail Enginering Desain (DED) bisa terlaksana, dengan begitu akan muncul kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan itu. “Sumber anggaran saat ini diproyeksikan dari APBD Bandung Barat,” tandasnya. [nif/rmol]

Pos terkait