Andalan Indonesia Gagal, Tiongkok Catat Emas Pertama

  • Whatsapp
Yang Qian
Yang Qian meraih emas pertama di Olimpiade Tokyo 2020. Dia mendulang emas dari cabang olahraga menembak nomor women's 10m air rifle. (Tauseef Mustafa/ AFP)

JAKARTA — Atlet cabang menembak Indonesia Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba mengaku mendapatkan pengalaman berharga pada debutnya di Olimpiade Tokyo 2020. Vidya tidak lolos kualifikasi di nomor 10m Women’s Air Rifle.

“Kualifikasi sudah berjalan dan lancar. Tapi, ini kan Olimpiade pertama dan saya harus belajar jadi memang harus cari pengalaman,” kata Vidya, dalam siaran resmi dari NOC Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pada nomor tersebut, Vidya hanya mampu menempati peringkat ke-35 dengan raihan skor 622. Artinya, dia tidak lolos ke babak final. Sebab hanya delapan petembak teratas yang berhak bertarung di babak final.

Namun, pada kualifikasi ini, rekor baru kualifikasi Olimpiade 10m Women’s Air Rifle pecah. Yakni dicetak oleh Jeanette Hegg Duestad dari Norwegia dengan skor 632,9.

Selain Jeanette, ada tujuh petembak lain yang lolos kualifikasi, yakni Park Hee-moon (Korea Selatan), Mary Tucker (Amerika Serikat), Kwon Eun-ji (Korsel), Oceanne Muller (Prancis), Yang Qian (Tiongkok), Nina Christen (Swiss), dan Anastasiia Galashina (Rusia).

“Tampil di Olimpiade ini ibaratnya memulai semuanya dari nol. Apalagi, ini nomor pertama yang aku juga mainkan di Olimpiade,” ujar atlet asal Depok, Jawa Barat itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *