Korban Tenggelam di Muara Cimandiri Ditemukan Mengambang

  • Whatsapp
EVAKUASI : Evakuasi korban tenggelam di Muara Sungai Cimandiri.

SUKABUMI – Pencarian hari kedua seorang nelayan yang tenggelam di Muara Sungai Cimandiri, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Bagus (19) ditemukan oleh Basarnas bersama tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dengan radius kurang lebih 1 NM dari lokasi kejadian, kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Bacaan Lainnya

“Korban akhirnya kita temukan pagi ini atas informasi dari nelayan sekitar yang melihat jenasah dalam kondisi mengambang di laut.”  ujar Hendra dalam keterangannya, Senin (8/06).

Dalam proses pencarian pihaknya, sambung dia, mengerahkan seluruh unsur baik personil maupun peralatan yang ada di lapangan. Operasi SAR dibagi 2 area pencarian dimana SRU pertama akan melakukan penyisiran di lokasi kejadian dengan luas area pencarian  4 NM², SRU kedua melakukan pencarian visual di pesisir pantai sejauh 4 KM dari Lokasi kejadian.

Proses pencarian tambah dia melibatkan puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Simpenan, P2bk Simpenan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Babinsa Cidadap, Babinmas Cidadap, Babinsa Loji, Tagana, Muspika kecamatan, Siberu, Rapi, Pramuka saka wirakartika, ACT, Sarda, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami korban kepada pihak keluarga dan terima kasih serta apresiasi setinggi-tinginya atas upaya yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dalam operasi SAR,” papar Hendra.

Sebelumnya korban diketahui tenggelam pada Minggu (7/6) sekitar pukul 18.00 WIB ketika sedang mencari ikan impun bersama ayahnya di aliran sungai Cimandiri. Korban pada saat itu hendak istirahat setelah melakukan kegiatannya menuju ke tepian bersama dengan ayahnya. Diduga karena kelelahan dan derasnya arus di muara Sungai Cimandiri mengakibatkan korban terseret arus kemudian tenggelam.(cr1/d)

Pos terkait