Pemkab Sukabumi

Pemda Kembangkan SDM Wirausaha

SUKABUMI — Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri meminta dinas terkait untuk membantu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi yang sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan life skill wirausaha dari Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Dompet Dhuafa yang didukung oleh United States Agency for International Development (USAID).

Yakni, dalam program Equal Opportunity For Empowerment (EOE) Siap Kerja Siap Usaha (Saku) guna pengembangan ketenagakerjaan inskusif.

“Hampir 10 bulan mendidik para wirausaha sejumlah 257 orang dan 49 orang sudah berhasil mendapatkan pekerjaan,” kata Iyos ketika menutup acara project EOE SAKU di Hotel Agusta Cikukulu, kemarin (9/4).

Lanjut Iyos, sebesar apapun potensi dan kekayaan satu daerah tentunya akan sulit berkembang ketika tidak didukung dengan SDM yang memadai.

“Karena itu, perlu adanya peningkatan SDM kewirausahaan demi pengembangan potensi yang ada,” ujarnya.

Kedepan sambung Iyos, pilot project ini bisa ditingkatkan melalui bekerjasama dengan semua stekholder di Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sehingga, yang sudah mendapatkan pelatihan kewirausahaan bisa dipasilitasi oleh dinas terkait. Baik dalam sisi anggaran untuk pengembangan usaha amupun cara pengemasan produk.

“Dengan begitu, tentunya bisa mendorong wirausaha di Kabupaten Sukabumi. Jadi yang sudah mengikuti pelatihan kali ini bisa terus dikembangkan dengan dukungan dari pemerintah,” paparnya.

Sementara itu, Ketua penyelenggara kegiatan, Hastin Atas Asih menuturkan, CCFI dan Dompet Dhufa yang didukung USAID ini sudah berupaya melakukan pelatihan kewirausahaan terhadap 257 orag.

“10 bulan kita membangun pondasi penguatan kemitraan dengan stekholder mengenai kewirausahaan dan pelatihan life skill. Masih ada tiga kegiatan yang belum dilaksanakan seperti, pengolahan pangan, salon serta pertanian, untuk bidang tersebut kita kerjasama dengan perguruan tinggi,” ucapnya.

Di tempat sama, Kepala Bidang Bina UKM, DPKUKM Kabupaten Sukabumi, Nandang Sunandar menerangkan, pihaknya akan akan mempasilitasi semua peserta yang ikut pelatihan kewirausahaan tersebut.

Salah satuny, mempasilitasi dana untuk pengembangan usaha. “Kami akan mengarahkan untuk permodalan bisa masuk dalam program pemerintah.

Misalnya, sahabat mikro maupun program lainnya sehingga mereka mendapatkan permodalan untuk pengembangan usahanya dan juga kita siap melakukan pembinaan terutama dalam kemasan produk,” pungkasnya. (bam/d)

Tags

Tinggalkan Balasan