Politik Kabupaten Sukabumi

Bawaslu Jabar Buka Pendaftaran Calon Bawaslu Kota/Kabupaten

SUKABUMI— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat membuka pendaftaran bagi masyarakat umum untuk menjadi Komisioner Banwaslu Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Bahkan berdasarkan hasil revisi Peraturan Badan Pengawas Pemilu (PerBawaslu), syaratnya untuk menjadi komisioner bawaslu kota dan kabupaten dipermudah. Seperti syarat pendidikan contohnya, minimal lulusan SMA sudah bisa mendaftar untuk ikut mencalonkan jadi anggota bawaslu.

Kasubag administrasi Bawaslu Jawa Barat Sandra Rachman membenarkan bahwa Bawaslu Provinsi membuka pendaftaran untuk masyarakat yang ingin menjadi anggota bawaslu kota dan kabupaten. Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, pasal 128 ayat (1) yang menyatakan Bawaslu harus membentuk tim seleksi untuk menyeleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, dan pasal 128 ayat (3) yang menyatakan bahwa Tim seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berjumlah 5 (lima) orang yang berasal dari unsur akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat yang memiliki integritas.

“Untuk tahapan tim seleksi calon anggota bawaslu kota dan kabupaten sudah berjalan. Tim seleksi sudah ditetapkan, Untuk pendaftaran calon bawaslu dimulai pada 29 Juni sampai 4 Juli. Lalu pada tanggal 10 Juli dilakukan penilaian berkas persyaratan, “jelas Sandra usai menghadiri kegiatan rapat koordinasi (rakor) Pengawasan dan pemungutan suara dalam Pilgub Jabar yang dilaksanakan di Hotel salabintana pada Selasa 12 Juni 2018 kemarin.

Sementara untuk pengumuman hasil seleksi administrasi pada tanggal 11 Juli, tes tertulis dimulai dari 15 sampai 22 Juli 2018. Disisi lain, pada seleksi calon bawaslu kota dan kabupaten kali ini kandidat petahana yang masih menjabat lebih diuntungkan. Karena seusai aturan mereka tidak mengikuti beberapa tahapan seleksi seperti jalur pendaftar biasa.

Diketahui, ada beberapa tahapan seleksi yang tidak mereka (petahana) lewati. Secara umum tahapan seleksi terbagi atas dua. Pertama untuk pendaftar baru dan PAW serta pendaftar existing yang merupakan petahana. Untuk pendaftar baru dan PAW, tahapannya yakni seleksi administasi, tes tetulis, psikologi, tes kesehatan, wawancara dan uji kelayakan dan kepatutan.

Sedangkan, petahana atau existing yakni seleksi administasi, evaluasi kinerja, psikologi, tes kesehatan dan uji kelayakan dan kepatutan, ” “Kemungkinan, untuk pertahana CAT atau tes tertulis di ganti evaluasi kinerja untuk petahana dan mereka juga tidak mengikuti wawancara,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close