Kota Sukabumi

Miliki Handphone, Sembilan Napi di Isolasi-kan

SUKABUMI – Sebanyak sembilan narapida Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi, mendapatkan hukuman sel isolasi.

Hukuman tersebut diberlakukan lantaran ke-sembilannya terbukti memiliki handphone (HP) saat petugas lapas melakukan penggeledahan terhadap 17 kamar sel yang ada di lapas tersebut.

Saking terlarangnya keberadaan Handphone di dalam lapas, petugas tidak hanya memberlakukan sel isolasi saja, pihaknya juga mencabut hak kunjungan anggota keluarga para napi tersebut dan dilarang keluar selama dua minggu.

Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi, Alviantino menjelaskan, sebelumnya pihaknya melakukan penggeledahan terhadap seluruh narapidana untuk meminimalisir adanya barang yang mencurigakan di dalam lapas. Ternyata, hasilnya sederet barang yang dilarang beredar, berhasil diamankan beserta para pemiliknya.

“Selama satu jam setengah lebih kita lakukan penggeledahan terhadap para narapidan di 17 kamar yang ada dilapas. Dan hasilnya, banyak ditemukan barang bukti berupa sembilan handpone, enam power bank, enam charger rakitan, empat headsheat dan 12 sendok besi,” paparnya kepada Radar Sukabumi.

Menurut Alviantino, barang terlarang yang dinilai berbahaya bagi kemanan dan kenyamanan di lapas, akan selalu diamakan.

Bahkan, untuk memberikan efek jera terhadap narapidana khususnya yang terbukti menggunakan handphone, saat ini sudah dihukum berupa sel isolasi dan beberapa hukuman lain yang memberatkan narapidana selama dua minggu kedepan.

“Sanksi tegas sudah diberikan, khususnya bagi napi yang terbukti membawa handphone di lapas. Harapannya, agar mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya,” tegas Alviantino.

Ketika disinggung soal adanya alat komunikasi masuk ke lapas, Alvianto menyebutkan peran keluarga saat berkunjung menjadi titik awal para narapidana mendapat alat komunikasi tersebut. Alasannya, tidak lain karena untuk memudahkan komunikasi dengan para narapidana sendiri.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close