Atdikbud KBRI Port Moresby di Nusa Putra, Beri Kuliah Umum

  • Whatsapp
Rektor UNP, Kurniawan
Rektor UNP, Kurniawan memberikan cindera mata kepada Atdikbud KBRI di Port Moresby PNG Chaerun Anwar usai memberikan kuliah umum.

SUKABUMI – Universitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi menyelenggarakan kuliah umum bertajuk Peran Indonesia dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Global. Kegiatan dilaksanakan secara langsung dan online, bertempat di Auditorium Universitas Nusa Putra, Kamis (18/11/2021).

Acara dibuka langsung oleh Rektor UNP, Kurniawan. Dalam sambutannya ia mengapresiasi Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Atdikbud KBRI) di Port Moresby PNG Chaerun Anwar.

Bacaan Lainnya

Apalagi duta besar ini berkenan hadir untuk memberikan kuliah umum secara langsung dari Port Moresby PNG ke UNP. Tidak hanya itu ia juga mengapresiasi Atdikbud yang turun langsung mengawal mahasiswa Internasional hingga ke UNP.

“Apresiasi dari mahasiswa tentunya luiar biasa, terlihat dari antusias mengikuti kuliah umum ini. Makanya untuk kegiatan kita bagi dua acara ada yang secara langsung tapi kita laksanakan dengan prokes dan terbatas dan kemudian ada juga yang mengikuti acara secara daring,” tutur Kurniawan kepada Radar Sukabumi, Minggu (21/11/2021).

Sementara itu, Chaerun Anwar sebagai dosen tamu di kuliah umum ini dalam paparannya banyak membagikan pengalamannya selama menjadi diplomat di beberapa negara misalnya bagaimana suatu bangsa bisa unggul dari aspek pendidikan.

“Saya pernah berdinas di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, China, Taiwan dan sekarang di PNG. Saya melihat kualitas pendidikan di negara-negara tersebut relatif maju karena satu hal, orang-orang disana tidak segan untuk melakukan kolaborasi untuk menciptakan inovasi,” jelas Chaerun.

Menurutnya kemajuan pendidikan di suatu negara lantaran adanya kolaborasi dan inovasi merupakan kunci sukses untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Menurutnya, inovasi dan kolaborasi adalah kunci sukses untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia untuk bisa berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan global.

“Tidak ada bangsa yang bisa maju sendirian,” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatannya selain memberikan Kuliah umum kedatangan Atdikbud KBRI PNG di Nusa Putra juga sekaligus mengantarkan mahasiswa international asal Papua Nugini, Donald Samson untuk berkuliah di Nusa Putra.

Menurut Atdikbud, prosedur untuk bisa masuk ke Indonesia ini sangat berat. Karena memang tidak ada public flight dan itu bisa lewat Singapura hanya saja harganya yang cukup mahal bisa sampai Rp 40 juta.

“Kebetulan Donald sendiri ikut repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Papua Nugini”, jelasnya.

Apa yang dilakukan Nusa Putra, menurut Chaerun merupakan langkah konkret yang mengambil peran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat global.

“Saya mengapresiasi sekali langkah Nusa Putra, sebab dengan ini bisa makin menegaskan posisi Indonesia di tingkat Internasional, khsusunya di bidang pendidikan,” kata dia.

Acara kuliah umum tersebut diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika Universitas Nusa Putra dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *