Marak Tawuran, DPRD Kota Sukabumi Minta Disdikbud Gencar Pembinaan

Lukmansyah DPRD Kota Sukabumi
Anggota DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah saat berkunjung ke SMAN 2 Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu. Foto:ilustrasi

CIKOLE– Maraknya aksi tawuran pelajar di wilayah Sukabumi, menjadi perhatian serius DPRD Kota Sukabumi. Salah satunya, Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Lukmansyah.

Menurutnya, fenomena tawuran pelajar ini sangat prihatin sekali dengan kondisi pendidikan di Sukabumi. Tentunya ini menjadi pekerjaan bersama, agar kasus tawuran di Sukabumi bisa hilang.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Pria akrab disapa kang Lukman ini berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, ataupun Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V lebih gencar lagi melakukan pembinaan kepada para pembina siswa. Tak Hanya itu, Komite sekolah di setiap satuan pendidikan pun harus terlibat.

” Sekolah harus mulai memantau setiap siswa yang suka terlibat tawuran agar siswa tersebut mendapat pembinaan maksimal,” ujar Lukmansyah kepada Radar Sukabumi, Minggu (21/11).

Selain itu, kang Lukman mengajak pihak-pihak terkait untuk terus mengawasi dan membubarkan setiap ada kumpulan- kumpulan pelajar yang memang akan mengarah ke tindak tawuran.

” Kalau bisa ada monitoring dari aparat kepolisian atau pun Satpol PP, untuk mengantisipasi hal tersebut,” katanya.

Lukman mengaku sangat sedih ketika membaca berita di media -media lokal, yang hampir setiap pekan terjadi tawuran, apalagi sampai ada korban yang berjatuhan bahkan meninggal.

” Ini jangan dibiarkan berlarut-larut, harus ditangani secara serius dan cepat serta melibatkan banyak pihak,” tandasnya.

Lukman yang juga sebagai praktisi pendidikan membeberkan lebih jauh mengenai tawuran saat ini. Diketahui bersama, dulu tawuran itu sering terjadi di jenjang sekolah atas atau kejuruan. Namun saat ini aksi tawuran pun kerap dilakukan oleh siswa di jenjang menengah pertama.

” Ini sangat miris, bukannya tawuran bisa terhenti, tapi malah menjalar ke level SMP. Ada apa dengan dunia pendidikan kita, ini harus disikapi secara bersama,” jelasnya.

Politisi PKS pun mengajak kepada orang tua untuk bisa lebih dalam mengetahui pergaulan anak nya. Jangan sampai mereka dibiarkan bergaul dengan siapapun dan orang tua tidak peka terhadap pergaulan anak.

” Orang tua harus menggali info dengan siapa anak-anak kita bergaul, dan jangan biarkan mereka bergaul tanpa mendapatkan arahan dan perhatian orangtua,” pungkasnya. (bal)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *