Mahasiswa STISIP WM Jadi Duta Genre

  • Whatsapp

SUKABUMI – Fajar Nugraha, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ikom) semestrer V Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Widyapuri Mandiri (STISIP WM) Sukabumi, dinobatkan menjadi Duta Generasi Berencana (Genre) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kabupaten Sukabumi.

Sebagai Duta Genre 2017/2018, Fajar harus bisa merangkul para remaja dan mengembangkan potensi mereka terutama yang berhubungan dengan program Genre.

Bacaan Lainnya

“Genre ini dibuat untuk mengindari remaja dari Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR),”kata Fajar kepada Radar Sukabumi.

Ia dan BKKBN gencar menyosialisasikan Genre kepada anak muda zaman now, dengan harapan bisa menjadi generasi yang berencana.

Triad KRR adalah tiga risiko yang dihadapi oleh remaja seperti seksualitas, HIV/AIDS dan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza).

“Triad KRR ini merupakan program Pusat Informasi Konseling (PIK), agar remaja terhindar dari yang pernikahan dini, seks pra nikah dan Napza,”tuturnya.

Menurutnya, tidak sedikit remaja sekarang yang melakukan pernikahan dini. Padahal pernikahan itu sendiri idealnya sesuai dengan yang disarankan pemerintah yakni 25 tahun untuk usia laki-laki dan 21 tahun untuk perempuannya.

“Tetapi realita di lapangan tidak seperti itu, yang terjadi di lapangan masih banyak anak-anak di bawah umur yang menikah dini,”bebernya.

Tidak hanya itu, remaja yang melakukan seks pra nikah menurutnya lebih disebabkan banyak menonton film porno, akibatnya hamil di luar nikah.

“Nah kalau Napza ini yang lebih parah yang terjadi di Indonesia,”paparnya.Untuk itulah, kehadiran Duta Genre diharapkan bisa mengindari remaja dari TRIAD KKR tersebut.

“Solusinya, kita lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan, karena di dalam agama sudah jelas dilarang yang seperti itu,”imbuhnya.

Dirinya tidak bosan-bosan mengajak para remaja, untuk menjauhi hal-hal negatif yang dapat menjerumuskan kepada perilaku yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku. “Lebih baik kembangkan kreativitas yang kita punya, agar ke dapan kita bisa menjalani kehidupan yang lebih baik,”pungkasnya.

 

(pkl1/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *