Histato Guru Inspiratif Jabar

SUKABUMI – Salah seorang guru SDN Dewi Sartika CBM, R.Histato D.Kobasah kembali membawa nama harum Kota Sukabumi di kancah pendidikan Jawa Barat (Jabar) pada Lomba Pemilihan Guru Inspiratif Een Sukaesih Award (ESA) tahun 2017 yang diselenggarakan di Gedung Sate, Bandung, belum lama ini.

Ia meraih juara 1 kategori guru Inspiratif tingkat Jabar mengalahkan lima nominator lainnya dan menyisihkan 476 peserta dari 26 Kota/Kabupaten se-Jabar.

Bacaan Lainnya

“Peserta yang masuk nominasi dalam berbagai kategori tersebut, semuanya orang yang memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing,” kata Histato kepada Radar Sukabumi.

Dijelaskannya, ajang tersebut dapat menjadi akselerasi perkembangan dunia pendidikan.

Misalnya, muncul semangat yang luar biasa dalam diri pendidik untuk melipatgandakan nilai kebermanfaatan diri dengan melampaui tugas standar keguruannya.

Meskipun dalam kelemahan, keterbatasan, kesulitan bahkan kesakitan semata-mata karena cinta dan kasih pada peserta didik dan masyarakat luas.

“Keinginan saya adalah menyerap berbagai inspirasi mereka sebanyak-banyaknya untuk menciptakan pola pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif,” akunya.

Dijelaskan Histato, dalam lomba guru inspiratif ia lebih mengutamakan olah hati daripada olah pikir.

Sehingga, hal ini berbeda dengan lomba guru berprestasi maupun olimpiade guru nasional. Lomba guru inspiratif ini mengutamakan dampak positif setiap yang dilakukan dalam kelas, sekolah serta di masyarakat secara luas.

“Kita harus mampu menjadi inspirasi bagi orang lain sehingga menjadi pembiasaan dan budaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, menggelorakan masyarakat sebuah pembiasaan menjadi budaya di wilayah akan dapat menjadi kebahagiaan tersendiri.

Namun, hal itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Dimana, guru harus berjuang ekstra, ulet dan inspiratif hingga mampu menelurkan ide dan gagasan yang hebat untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal ini yang akan menjadi pendongkrak keberhasilan guru dalam mencapai sebuah tujuan,” tuturnya.

Histato berharap, keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi guru lainnya untuk dapat terus berjuang samapai mengukir prestasi. Sebab, hal ini tentunya akan bisa menunjang dalam peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

“Saya berharap, seluruh guru bisa terus peduli terhadap orang lain, altruistik dan filantropi. Sehingga, dunia pendidikan akan lebih baik ke depan,” harapnya. (cr16/e)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.