KOTA SUKABUMI

Stok Kacang Kedelai di Kota Sukabumi Selama Ramadan Aman

×

Stok Kacang Kedelai di Kota Sukabumi Selama Ramadan Aman

Sebarkan artikel ini
Pengusaha Tahu Tempe Sukabumi
Salah seorang pengrajin membuat tempe berbahan baku kedelai yang saat ini harganya Rp11.500 per kilogram.

SUKABUMI – Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) Kota Sukabumi, menyebutkan persediaan kacang kedelai selama Ramadan tergolong stabil sehingga para pengrajin tahu dan tempe bisa menjalankan usahanya dengan tenang.

“Alhamdulillah, hingga saat ini, stoknya masih aman dan cukup untuk memenuhi selama Ramadan tahun ini,” kata Sekretari KOPTI Kota Sukabumi, M Badar kepada wartawan, Senin (27/3).

Adapun, lanjut Badar, harga kacang kedelai saat ini berada dikisaran Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram. Meskipun, pada empat bulan kebelakang harganya tembus diangka Rp13 ribu sampai Rp14 ribu per kilogram.

Tapi, mengacu pada program pemerintah, bahwa harga kacang kedelai ditingkat petani setidaknya dilevel Rp10 ribu, dengan rantai transportasi dan sebagainya.

“Sehingga, sekarang harga kacang kedelai berada diangka Rp11.500 per kilogram. Sedangkan, harapan para pengrajin tahu dan tempe harga kacang kedelai bisa rendah lagi. Yakni, Rp10 ribu per kilogram,” ujarnya.

Sebab itu, Badar meminta, pemerintah harus bisa menjaga stabilitas pengadaan maupun harga kacang kedelai tersebut. Jangan sampai pengrajin dibuat kelimpungan untuk menetapkan harga pokok produksi di tingkat pengrajin.

“Kedelai itu bahan pokoknya dari produksi tahu dan tempe, kalau harganya naik turun tentunya akan berimbas kepada harga tahu dan tempe yang tidak stabil, dan ini tidak diharapkan oleh masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, permintaan tahu dan tempe alami peningkatan pada hari pertama hingga ke hari dua puluh ramadhan. Pasalnya, sepuluh hari jelang ramadhan masyarakat lebih mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

“Tapi, setelah tiga hari lebaran atau Idul Fitri, konsumsi masyarkat sudah beralih lagi kepada tahu dan tempe. Disitulah, permintaannya kembali meningkat,” cetusnya.

Berdasarkan pendataan dari pengrajin, kebutuhan akan kacang kedelai mencapai 400 ton per bulan. Jumlah sebanyak itu, untuk memenuhi sekitar 85 pengrajin tahu dan tempe.

“Jadi, sekitar 400 sampai 450 ton per bulanya kebutuhan kacang kedelai, untuk memenuhi 85 pengrajin tahu dan tempe di wilayah Kota Sukabumi,” tutupnya. (bam)