Warga Desa Parakanlima Cikembar Protes Listrik Padam Hingga Puluhan Jam, PLN Memohon Maaf

padam Listrik
Ilustrasi padam Listrik

SUKABUMI — Warga Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, memprotes soal pemadaman listrik pada Selasa (06/12). Kondisi tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat terhambat. Terlebih lagi, pemadaman listrik tersebut dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada warga sekitar.

Salah seorang warga Kampung Tanjankanlengka, RT 04/RW04, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Munajat (55) mengatakan, pemdaman listrik yang terjadi sejak Senin (05/12) sekitar pukul 21.00 WIB WIB ini, tidak ada sosialiasi terlebih dahulu terhadap warga. Akibatnya, banyak warga yang tidak siap menghadapi pemadaman listrik yang tiba-tiba tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sampai sekarang Selasa (06/12) sekitar pukul 13.00 WIB, listrik masih tidak menyala. Akibat pemadaman ini, aktivitas warga menjadi lumpuh total, khususnya bagi warga yang kesehariannya mengandalkan listrik,” kata Munajat kepada Radar Sukabumi pada Selasa (06/12).

Pemadaman listrik hingga lebih dari 20 jam ini, sambung Munajat, akhinya diprotes warga karena menyebabkan aktivitas warga lumpuh karena tidak bisa bisa beraktivitas sebagaimana mestinya.

“Saya jadi kesulitan air, memasak pun susah. Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu jika ada pemadaman. Soalnya, kalau mendadak seperti ini, kami tidak melakukan persiapan untuk mengantisipasinya. Kalau memang ada pemberitahuan, saya pasti mempersiapkan minimal menampung air atau memasak lebih banyak dari biasanya,” bebernya.

Humas PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi, Sukabumi, Ayunia kepada Radar Sukabumi menjelaskan, pihaknya membenarkan terkait adanya pemadaman listrik di wilayah tersebut. Ini terjadi karena penyebabkan terdapat beberapa pohon tumbang hingga mengenai tiang jaringan listrik milik PT PLN di wilayah ruas Jalan Raya Panggeleseran – Cibatu, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.

Pos terkait