Pemkab Sukabumi

Marwan: Nelayan Wajib Zakat

SUKABUMI — Bupati Sukabumi Marwan Hamami meminta kepada para nelayan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk pembayaran Zakat, Inpaq dan Sedekah (ZIS).

“Kami mengingatkan kepada para nelayan untuk menyisihkan sebagian hasil tangkapan ikan untuk pembayaran ZIS supaya tangkapannya selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ajak Marwan pada saat mempringati Hari Nelayan Nasional di Lapang Alun-alun Jalan Siliwangi, Palabuhanratu, belum lama ini.

Dirinya juga meminta peringatan Hari Nelayan Nasional bisa melestarikan budaya lokal juga bisa mendongkrak minat wisatawan untuk berkunjung di pariwisata Kabupaten Sukabumi.

“Tentunya ketika budaya lokalnya dilestarikan akan menjagiakan magnet pagi para wisatawan baik lokal maupun nasional,”tandasnya.

Lebih lanjut dirinya juga mengharapkan para nelayan untuk melengkapi dokumen kapal sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku, mengutamakan keselamatan dilaut, menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan serta melengkapi persyaratan membuatan kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Hal itu, sebagai identitas profesi pelaku usaha sehingga memudahkan perlindungan serta pemberdayaan bagi nelayan.

“Banyak hal yang sangat bernilai dalam penyelenggaraan syukuran Hari Nelayan Nasional ini, salah satunya memanfaatkan sumber daya kelautan dan perikanan dengan lebih arif dan bertanggungjawab untuk kelestarian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan” kata Marwan saat kenghadiri peringatan Hari Nelayan Nasional ke-59 di Lapang Alun-alun Jalan Siliwangi, Palabuhanratu, belum lama ini.

Menurutnya, peringatan Hari Nelayan Nasional tersebut menjadi tradisi dan dayatarik wisata tersendiri lantaran pada prakteknya perayaan syukuran nelayan selalu menampilkan seni dan budaya tradisional.

“Tentunya peringatan ini menjadi magnet wisatawan domestik bahkan mancanegara. Karena memang dikemas dengan menampilkan berbagai seni budaya lokal.

Saya mengucapkan terimaksih atas jerih payah dan pengorbanan nelayan dalam menjaga ketahanan nasional khususnya ketersediaan bahan pangan hasil laut,” ujarnya.

Sebagai bentuk pelayanan dan upaya meningkatkan kesejahteraan para nelayan sambung Marwan, Pemerintah sudah berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemprov Jabar agar kembali disampaikan kepada pemerintah pusat supaya dilakukan kajian ulang dan mendalam Detail Engineering Design (DED) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

“Kami sudah menyampaikan aspirasi masyarakat langsung kepada Pemprov salah satunya agar dilakukan pengkajian secara dalam DED PPI,” ujarnya. (bam/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button