Tol Bocimi Seksi III Molor

  • Whatsapp
TOL BOCIMI
Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi)

SUKABUMI – Perkembangan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada seksi III Cibadak-Sukabumi ternyata akan mengalami kemunduran. Hal ini dikarenakan pembangunan sepanjang 13,70 kilometer tersebut, terkendala masalah pembebasan lahan.

“Iya, untuk seksi III ini belum bisa dibayar oleh pemerintah untuk pembebasan lahan yang dimiliki warga,” ujar Anggota DPR RI Komisi II Daerah Pemilihan (Dapil) Sukabumi, Mohamad Muraz.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, terhambatnya pembangunan Tol yang dinanti masyarakat Sukabumi tersebut, dikarena anggarannya terkendala pandemi Covid-19. Dimana, anggaran untuk pembebasan lahan tersebut harus dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Saya coba tanya langsung ke BPN, informasinya masyarakat sudah siap pembebasan tanah, tinggal uang untuk pembayarannya belum ada karena dialikan untuk penanganan Covid-19,” bebernya.

Sehingga, pihak kementerian tidak bisa melakukan pembangunan jika memang lahan yang sudah dibebaskan itu belum dibayar oleh pemerintah. Politisi Partai Demokrat ini berharap, pembangunan Tol Bocimi seksi III segera dimulai agar dapat mempermudah akses masyarakat yang akan ke Sukabumi.

“Pengesahannya (untuk pembangunan) ini masalahnya. Jadi jangan membangun dulu, tanahnya belum kebayar yang dari Cibadak ke Kota Sukabumi,” katanya.

Saat ini, pembangunana Tol Bocimi baru Seksi I (Ciawi-Cigombong) dengan panjang 15 kilometer yang sudah beroperasi penuh. Sementara untuk Seksi II (Cigombong-Cibadak), tengah dalam proses penyelesaian. Ditargetkan Seksi II ini akan rampung awal 2022.

Untuk Seksi III dan IV dengan total panjang 26,75 hingga saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Dengan adanya Tol Ciawi-Sukabumi sendiri, diklaim mampu mengurangi waktu tempuh masyarakat Jawa Barat di wilayah tersebut.

Untuk perjalanan Ciawi-Cigombong via jalur arteri, butuh waktu sekitar 90 menit. Dengan melalui jalan tol, waktu perjalanan bisa dipersingkat hingga jadi 15 menit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *