Prodi Manajemen Retail UMMI, Pembelajaran Masa Depan dengan Kurikulum Kekinian

  • Whatsapp
BAHAS INTEGRASI TEKNOLOGI: Para pemateri dan peserta Lokakarya Kurikulum Prodi Manajemen Retail UMMI, Rabu (31/3). (Ist)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Dalam menerapkan program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan berupa kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM), Program Studi (Prodi) Manajemen Retail yang berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengambil langkah nyata dengan menggelar Lokakarya Kurikulum pada Rabu (31/3) lalu.

Meskipun dalam pelaksanaanya belum diterapkan, dikarenakan mahasiswanya yang masih berada di semester 2, prodi yang tergolong baru ini mempersiapkan dengan matang, fasilitas yang akan diterima oleh segenap mahasiswanya pada semester 5, 6 dan 7 nanti.

Bacaan Lainnya

Pembahasan lokakarya berfokus pada pemaparan kurikulum yang akan dilaksanakan selama 8 semester ke depan, dan melihat kesesuaiannya dengan harapan pengguna lulusan. Banyak diantara mata kuliah yang direncanakan membahas tentang integrasi teknologi dalam dunia manajemen dan kegiatan ekonomi yang bermuara pada ekonomi dan bisnis digital.

“Pada dasarnya manajemen retail masih berada dalam rumpun ilmu manajemen, tetapi fokus pada bidang kekinian yaitu bisnis dan ekonomi digital,” ujar Elan Eriswanto, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dalam sambutan saat membuka lokakarya tersebut.

Prodi manajemen retail di UMMI termasuk yang pertama ada di Jawa Barat (Jabar), sehingga hal tersebut bisa menjadi peluang untuk melakukan sinergi dan penyerapan lulusan prodi ini, baik di tatanan pemerintahan, dunia industri ataupun menjadi entrepreneur.

Pada acara lokakarya ini, hadir juga beberapa tamu undangan yang merupakan stakeholder dari prodi manajemen retail, diantaranya dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi, perwakilan dunia usaha/dunia industri, Prodi Agribisnis, Prodi Administrasi Bisnis, Prodi Perpajakan dan Prodi Teknik Informatika, serta beberapa mahasiswa dari Prodi Manajemen Retail sendiri.

Setiap perwakilan menyampaikan tanggapan dan harapan kepada Prodi Manajemen Retail yang ikut menyiapkan kebutuhan dan tantangan masa depan dari ekonomi, baik bersifat lokal maupun internasional. Selain itu, dalam pemaparan yang disampaikan oleh Ketua Prodi (Kaprodi) Manajemen Retail, Ade Sudarma, profil lulusan yang diharapkan dari prodinya tersebut adalah wirausaha, manajer baik di swasta ataupun pemerintahan, konsultan dan akademisi.

“Kami sangat menunggu tenaga-tenaga (lulusan,red) dari UMMI ini,” imbuh Cicik Juliati, perwakilan DPKUKM Kabupaten Sukabumi, memperkuat pernyataan tingkat penyerapan lulusan prodi ini nantinya, dalam tanggapannya pada acara lokakarya tersebut.

Dalam beberapa pemaparan Kaprodi, disebutkan juga peluang beasiswa yang bisa didapatkan oleh setiap mahasiswa yang melanjutkan studinya di Prodi Manajemen Retail, hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini senada dengan program yang diusung oleh prodi ini, dalam rangka memberikan peluang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk bisa ikut berpartisipasi dalam edukasi di masa depan, tanpa terhambat masalah ekonomi. Sebanyak 207 peserta dari bebagai sekolah ikut dalam kegiatan ini. (wdy)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *