Ditinggal Pergi, Rumah Warga Pangumbahan Terbakar

  • Whatsapp

SUKABUMI – Sebuah rumah semi permanen di Kampung Jaringao, RT 04/ 04, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, hangus terbakar setelah dilalap si jago merah, Selasa (8/9). Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat insiden ini, pemilik rumah telah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Camat Ciracap Deden Sumpena mengatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ini, belum diketahui secara pasti soal penyebab api berasal dari mana hingga rumah berukuran 6 x 5 meter tersebut, hangus terbakar.

Bacaan Lainnya

“Penyebabnya, belum diketahui. Sebab, saat kebakaran pemilik rumah yang diketahui bernama Kakay (55) sedang ke berada di luar,” jelas Deden kepada Radar Sukabumi, Selasa (8/9).

Lebih lanjut ia menjelaskan, api pertama kali diketahui menyala oleh warga yang merupakan tetangga korban. Saat itu, warga panik karena api tengah menjalar di bagian atap rumah korban.

“Api berhasil dipadamkan setelah warga dan pemerintah setempat memadamkan api dengan peralatan seadanya. Saat kejadaian, kondisi angin tengah bertiup kencang, terlebih lagi bangunan rumah korban terbuat dari material yang mudah terbakar,” paparnya.

Untuk mengantisipasi bencana serupa, pihaknya menghimbau kepada seluruh warganya untuk senantiasa mengingkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, percikan api kecil di musim kemarau saat ini dapat berpotensi bencana kebakaran.

“Selain itu, kami juga meminta kepada warga agar rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya kebakaran. Kemudian, segera mengganti instalasi listrik yang sudah rusak,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan, kerawanan kebakaran yang terjadi saat musim kemarau, diprediksi akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan musim hujan.

Menurutnya, mayoritas pemicunya kebakaran rumah itu, lantaran adanya kelalaian dari pemilik bangunan.

“Pengalaman ini tentunya menjadi pelajaran masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Iya, kebakaran bisa mengancam siapapun dan kapanpun. Kami minta masyarakat juga untuk terus waspada,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *