Liputan KhususSUKABUMI

Prostitusi Online Sukabumi, Walikota Kecewa, MUI Murka

SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku prihatin atas terungkapnya jaringan prostitusi online di Kota Sukabumi. Meski begitu, dirinya juga mengapresiasi pihak Polres Sukabumi Kota yang sigap dan cepat membongkar jaringan bisnis esek-esek melalui media sosial twitter tersebut.

“Keprihatinan yang sangat mendalam. Karena kota kita tercemar dengan keberadaan prostitusi online itu. Terima kasih juga kepada Polres Sukabumi Kota beserta jajarannya yang telah cepat mengungkapnya,” kata Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi, kemarin (20/11).

Fahmi juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk memperkuat ketahanan keluarga. Karena menurutnya, ketahanan keluarga merupakan titik awal pembentukan karakter. Selain itu, dirinya juga meminta agar orang tua lebih intens berkomunikasi dengan semua anggota keluarga, khususnya anak.

Kode ‘BO’ Langsung Cuss

“Komunikasi yang baik dengan semua anggota keluarga amat penting dilakukan. Ini untuk memperkuat ketahanan keluarga, termasuk penguatan pendidikan keagamaan yang harus diperkuat pada level keluarga hingga masyarakat. Juga, marilah kita bijak menggunakan internet dan telepon pintar,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Muhammad Kusoy amat kecewa dengan adanya praktik prostotusi di Kota Sukabumi tersebut. Menurutnya, kota ini amat terkenal dengan sebutan kota santri. Sehingga, perbuatan tersebut secara tidak langsung sudah mencoreng wajah Sukabumi.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan