Bencana Alam KabSUKABUMI

Bocah Korban Longsor Proyek Double Track Kereta Api, Dimakamkan

SUKABUMI – Jasad Muhamad Rifki (10), bocah yang tewas tertimbun di lokasi proyek double track kereta api di Kampung Nyalindung, RT 4/4, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pojokhanjuang, Desa Nangerang, Kecamatan Cicurug, Jum’at (11/1) pagi.

Isak tangis keluarga dan tetangga pun pecah mengiringi jasad Rifki untuk terakhir kalinya. Bahkan, saat proses pemakaman turut dihadiri Direktur Keselamatan Perkeretaapian Edi Nursalam dan perusahaan pelaksana proyek double track jalur ganda kereta api, PT Bogowonto Jaya Perkasa.

“Proses pemakaman anak bungsu saya selesai pukul 08.30 WIB serta dihadiri Direktur Keselamatan Perkeretaapian serta Muspika Cicurug,” jelas Heri Supriadi (41) yang merupakan ayah kandung korban saat disambangi di rumah duka, kemarin (11/1).

Video Detik-detik Evakuasi Bocah Korban Longsor Proyek Double Track Cicurug

Sementara itu, Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementrian Perhubungan, Edi Nursalam mengatakan, pihaknya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya M Rifki.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ini musibah untuk kita semua. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin mengamankan lokasi karena memang ini titik-titik rawan longsor dan kontur tanahnya berbukit,” kata Edi.

Menurutnya, lokasi pengerjaan proyek double track tersebut, merupakan lokasi yang terlarang dimasuki sembarangan orang. “Namun, warga tetap ada saja yang masuk ke area proyek.

Proyek Double Track Cicurug Tewaskan Satu Anak

Terutama anak-anak masuk area proyek, dengan alasan tidak punya tempat bermain. Bahkan, pada saat kejadian kemarin juga, petugas berulang kali memperingati anak-anak agar tidak bermain. Malah empat kali, tapi tetap datang lagi,” tandasnya.

loading...
1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close