PILGUB JABARPOLITIK

Demiz Yakin Bakal Didukung PAN

BANDUNG— Bakal calon gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) yakin Partai Amanat Nasional (PAN) segera memberikan dukungan dirinya dan Ahmad Syaikhu dalam pemilihan gubernur Jawa Barat mendatang.

Menurut Demiz, PAN memang belum secara resmi mendukung dirinya lantaran ada prosedur dan mekanisme internal yang harus dilalui.

“PAN bukan tidak sepakat, tapi harus ada prosedur, paling lambat minggu depan sudah memberikan surat rekomendasi,” ujar Demiz usai usai Silaturahmi & Konsolidasi Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Barat Periode 2017-2022 di Hotel Horison Bandung, Selasa (5/12).

Dikatakannya, saat ini PKS Jabar sudah melayangkan surat yang isinya secara resmi meminta kepada PAN Jabar untuk mendukung Ahmad Syaikhu sebagai pendamping Demiz dalam Pilgub Jabar 2018.

Menurut Demiz, PAN Jabar akan berkoordinasi dengan DPP PAN terkait permohonan itu Demiz menyebut, sosok Syaikhu yang digandengnya sebagai calon wakil gubernur Jabar untuk bertarung pada konstetasi pemilihan kepala daerah serentak mendatang, tidak memiliki permasalahan apapun, terutama hukum.

Tak hanya itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut memiliki pengalaman di dunia politik dan birokrasi. Syaikhu pernah menjadi anggota DPRD Jabar, dan sekarang menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi. “Secara resmi, beliau didukung PKS.

Sekarang tinggal bagaimana sinergi ke depannya,” sahut Demiz.

Terlebih, sambung Demiz, secara kursi Demokrat dan PKS memiliki jumlah yang sama, yakni 12. Sehingga, dengan dirinya sebagai kader Partai Demokrat juga calon gubernur, secara proporsional PKS memiliki hak untuk menaruh kader mereka pada perhelatan pilgub mendatang. Apalagi, PAN tidak mengajukan syarat apapun saat menjatuhkan dukungan kepada dirinya.

“Insya Allah, sebentar lagi surat rekomendasi dari PAN akan turun,” tandas Wakil Gubernur Jabar ini.

Tak hanya itu, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) mengungkapkan jelang Pilgub Jabar ini merupakan momentum yang tepat untuk kembali aktif dalam dunia politik.

Meski ia merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat, namun dirinya tak pernah berkecimpung langsung dalam dunia perpolitikan.

“Ini yang pertama kali saya masuk dunia politik. Saya kira momentum ini tepat, untuk saling menyatukan dan sama-sama memenangkan pemilihan gubernur Jabar,” kata Demiz usai Silaturahmi & Konsolidasi Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Barat Periode 2017-2022 di Hotel Horison Bandung, Selasa (5/12).

Ia menyatakan bukan sesuatu yang aneh dirinya menjadi kader Partai Demokrat.

Bergabungnya Demiz ke Demokrat, sempat disebut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan dengan ‘kembalinya si anak rantau’.

Wakil Gubernur Jawa Barat ini juga bertekad untuk bekerja keras agar partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini memenangkan pemilihan kepala daerah serentak 2018, juga pemilihan legislatif 2019.

“Kalau pada 2004 bisa memenangkan (pileg dan pilpres), kenapa sekarang tidak kita ulangi lagi hal itu,” pungkasnya. (nif/rmol)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close