JAKARTA — Bebasnya Habib Rizieq Shihab sebelum tahun 2024 akan memberikan warna politik tersendiri di perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) akan datang.
Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam mengatakan, rekam jejak politik Habib Rizieq tidak bisa dianggap biasa-biasa saja. Sebab, gerakan Habib Rizieq nyatanya mampu menumbangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Selain itu, kemenangan Anies Baswedan yang meraih kursi Gubernur DKI, kata Arman salah satu variabelnya adalah faktor imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu.
Arman menjelaskan, dari sudut pandang politik nama Habib Rizieq dalam momentum politik terakhir memang cukup seksi.
Saat melakukan berbagai gerakan massa itu, publik mengetahui Habib Rizieq mampu memobilisir massa “menumbangkan” Ahok. “Suka tidak suka kemenangan Anies Baswedan pada pertarungan pemilihan Gubernur DKI lalu, peran HBS cukup signifikan yakni dengan melakukan gerakan 212, itulah senjata ampuh menumbangkan Ahok,” demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL (jaringan radar sukabumi), Jumat malam (19/11).






